Berita Hari Ini : Kasus Prostitusi Online Anak Terungkap, Pemerintah Mulai Awasi Medsos Mesum !

0
767
Prostitusi Online Anak
Copyright©liputan6

Berita Hari Ini : Kasus Prostitusi Online Anak Terungkap, Pemerintah Mulai Awasi Medsos Mesum !

Indowarta.com– Setelah terkuaknya kasus Prostitusi Online Anak melalui media sosial yang menawarkan anak-anak di bawah umur, Direktoran Reserse Kriminal Umum Polda Riau kini melakukan pemantauan terhadap beberapa akun media sosial yang diduga mengarah ke prostitusi. Namun Direskrimum Polda Riau Kombes Surawan tidak membeberkan nama akun yang kini sedang dalam pantauan tersebut.

Mantan Wakapolres Metro Jakarta Selatan ini pada hari Senin 26 September 2016 mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih melakukan cyber patrol guna proses penyelidikan. Sudah ada akun yang dicurigai dan kini masih dalam proses penyelidikan.

Surawan menyebutkan bahwa penyelidikan ini dilakukan pada akun media sosial untuk menemukan adanay tidak pidana atau tidak. Jika memang sudah terbukti ada tindak pidana, pihak yang berwajib akan segera melakukan tindakan dengan tegas.

Prostitusi Online Anak
Copyright©detik

Sebelumnya, pihak polisi telah berhasil menangkap tiga orang yang menjadi mucikari yang melakukan aktivitas prostitusi melalui medsos dan menawarkan anak di bawah umur. Penangkapan tersebut terajadi di dua hotel yang berada di Pekanbaru dan mucikari tersebut masing-masing berinisial RT, alias Edo, N dan D.

Dari penangkapan mucikari tersebut, polisi telah berhasil mendapatkan lima perempuan yang telah ditawarkan kepada pria  hidung belang. Gadis tersebut oleh mucikari dibanderol dengan harga Rp 3 juta. Dua dari perempuan yang telah berhasil diamankan tersebut yakni berinisial D dan G masih berusia dibawah umur yakni 16 tahun dan 14 tahun.

Surawan menyebutkan bahwa dua anak tersebut kini sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing. Mereka berdua juga akan dipantu oleh Dinas Sosial Riau untuk mendapatkan pembinaan.

Atas perbuatan yang telah dilakukan ini, tiga mucikari tersebut telah dijerat dengan pasal 76 huruf i dengan ketentuan Pidana Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHP. Tiga mucikari ini telah mengiming-imingi korbannya akan mendapatkan uang banyak. Rata-rata yang menjadi korban adalah mereka anak yang sudah putus sekolah dan dikenal melalui media sosial.

baca juga :

Berita Hari Ini : Gara-Gara Main Youtube, Dua Gadis Cilik Ini Kantongi Rp 50 Juta per Bulan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here