KPK Telusuri, Dugaan Pencucian Uang Emirsyah Satar !

    0
    1209
    Emirsyah Satar
    Copyrigth©tmpo

    KPK Telusuri, Dugaan Pencucian Uang  Emirsyah Satar !

    Indowarta.comEmirsyah Satar yang merupakan mantan direktur utama dari PT. Garuda Indonesia ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan mesin airbus jenis A330-300 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK yakni Laode Muhammad Syarif ini telah mengatakan bahwa penyidik KPK kini masih terus mendallami kasus tersebut. termasuk juga kasus mengenai dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Pada hari Jumat 20 Januari 2017 Laode mengatakan “Iya, kalau dalam pengembangan penyidikan selanjutnya. Bahwa ini bukan suatu kejahatan yang tunggal, tidak hanya satu, maka terbuka kemungkinan bisa ke arah TPPU”.

    Laode mengatakan bahwa pihaknya akan menggandeng beberapa lembaga pemberantasan korupsi negara lain seperti Serious Fraud Office (SFO) di Inggris dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) di Singapura untuk mengungkap dugaan TPPU yang telah dilakukan oleh Emirsyah Satar. Laode mengatakan “Kami juga kerja sama dengan PPATK dan PPATK di negara lain”.

    WAJIB BACA :  Berita Terkini: KPK Mulai Dalami Hubungan Emirsyah Satar dan Tersangka Lainnya !
    Emirsyah Satar
    Copyrigth©tmpo

    Kerjasama yang akan dilakukan oleh KPK dengan SFO dan juga CPIB ini juga termasuk dalam hal pembekuan rekening Emirsyah Satar di Singapura. KPK akan mengungkapkan kasus dugaan suap terkait dengan pengadaan mesin pesawat di PT. Garuda Indonesia. Dalam hal ini, PT. Rolls Royce merupakan perusahaan yang menyediakan mesin pesawat tersebut.

    KPK telah menetapkan dua tersangka di dalam kasus ini. Dua tersangka tersebut adalah Emirsyah Satar yang merupakan mantan direktur utama PT. Garuda Indonesia pada periode 2005 hingga 2014 dan yang satunya lagi adalah Soetikno Soedarjo yang merupakan pendiri dari Mugi Rekso Abadi (MRA).

    Diduga bahwa Emirsyah telah menerima uang suap sebesar 1,2 juta Euro dan USD 180 ribu atau kurang lebih setara dengan Rp 20 miliar. Demikian pula dengan barang senilali USD 2 juta. Barang tersebuttelah tersebar di Indonesia dan juga Singapura. Emirsyah akan dikenakan pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

    WAJIB BACA :  Berita Terkini: Chairman Emirsyah Satar Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Kata MatahariMall !

    Untuk tersangka Soetikno Satar akan dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

    baca juga :

    Begini Riwayat Karir Sosok Emirsyah Satar, Mantan Dirut Garuda Indonesia yang Berakhir Dalam Serbuan KPK !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here