Berita Terkini: Menderita Penyakit Manusia Kayu, Biaya Pengobatan Sulami Ditanggung BPJS!

0
1841
manusia kayu
copyright©bintang

Menderita Manusia Kayu, Tubuh Sulami Kaku Tak Bisa Ditekuk !

indowarta.com– Sulami, manusia kayu asal Sragen hidup dalam kemiskinan. Mereka tinggal di sebuah rumah yang terbuat dari bambu, triplek, anyaman, dan batako.

Tidak ada perabotan dalam rumahnya. Hanya nampak TV, kipas angin dan radio. Beberapa tahun lalu tempat tinggal penderita manusia kayu ini hampir roboh. Tetangga dekat dan pemerintah setempat berusaha memperbaiki secara gotong royong.

Menurut Mbah Ginem, pengasuh Sulami sejak kecil. Untuk menghidup keluarganya, mereka hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah, kerabat, dan tetangga. Sejak kecil, Mbah Ginem yang tinggal di Selorejo, Desa Mojokerto, Kabupaten Sragen Jawa tengah ini sudah mengasuh Sulami dan kembarannya Paniyem, dan tugiman.

Meski anaknya menderita penyakit langka yang kerap disebut manusia kayu. Ibu kandung Sulami memilih merantau ke Jakarta. Bersama kembarannya, Sulami menderita penyakit yang membuat tubuhnya kaku seperti kayu.

manusia kayu
copyright©tempo

Hingga akhirnya membuat mereka hanya bisa berbaring di tempat tidur. Karena tubuhnya tidak bisa dipakai untuk membungkuk maupun duduk. Seperti makan dan mandi mereka dibangungkan dengan cara diangkat. Sedangkan untuk tidur, mereka harus membanting dirinya ke tempat tidur. Saat ini Sulami masih dirawat di RSUD Soewardi, Solo, Jawa Tengah.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pemberdayaan Sosial, Hartono Laras mengatakan bahwa pembiayaan Sulami yang menderita penyakit manusia kayu di rumah sakit dijamin BPJS. Karena dia merupakan salah satu pemegang KIS.

Sejak Rabu lalu, Sulami dibawa ke RS. Ia menderita penyakit yang disebut Ankylosing Spondylitis hingga membuat tubuhnya kaku dan tidak bisa digerakkan.

Hartono mengatakan, tim dokter sedang melakukan observasi. Mengingat pengobatan penyakit tersebut cukup rumit dan membutuhkan biaya besar. Diperkirakan biayanya mencapai Rp 480 juta. Sedangkan untuk kebutuhan hidup keluarganya akan ditanggung oleh Kementerian Sosial. Namun nominalnya tidak disebutkan.

Sejauh ini keluarga Sulami mendapat bantuan fasilitas dan kebutuhan pokok. Seperti beras miskin dan asistensi. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan selama ini juga mendampingi keluarga Sulami.

baca juga :

Berita Terkini: 9 Rumah Sakit Di Bekasi Ini Ogah Layani Pasien BPJS Kesehatan, Kenapa Ya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here