Berita Hari Ini: Membuat 7 Tahanan Kabur,Begini Cara Bareskrim Beri Sanksi Kepada Tugas yang Lalai !

0
1776
7 Tahanan Kabur
Copyrigth©poskotanews

Berita Hari Ini: Membuat 7 Tahanan Kabur,Begini Cara Bareskrim Beri Sanksi Kepada Tugas yang Lalai !

Indowarta.com– Sebanyak tujuh tahanan telah berhasil melarikan diri dengan cara menjebol tembok sel Bareskrim Polri. Untuk petugas penjaga sel yang telah terbukti lalai ini akan terancam mendapatkan sanksi dari kenaikan gaji yang ditunda hingga dibui.

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada hari Senin 30 Januari 2017 telah mengatakan bahwa akan dikenai ada enam jenis sanksi bagi petugas yang terbukti lalai. Yang pertama adalah mereka tidak akan bisa mengikuti pendidikan. Yang kedua adalah kenaikan gaji berkala ditunda lalu yang ketiga adalah tidak akan mengiktui pendidikan.

WAJIB BACA :  Polri Bikin Densus AntiKorupsi Hanya Untuk Menambah Anggaran?

Lalu yang keempat adalah petugas penjaga sel yang terbukti lalai ini bisa masuk sel salam kurun waktu yang telah ditentukan. Yang kelima adalah akan bisa diproses dalam konteks tidak hanya sanksi disiplin saja namun juga akan diproses kode etik. Kemudian yang terakhir adalah mereka bisa didemosi dan juga dipindahkan jabatan.

Martinus mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur operasi standar atau SOP yang berlaku, tahanan dan sel pada setiap jam ini wajib diperiksa oleh polisi baik di tingkat Polsek, Polres, Polda, hingga Polri.

7 Tahanan Kabur
Copyrigth©detik

Lalu terkait dengan insiden kaburnya tujuh tahanan Bareskrim ini diduga telah menggunakan modus mengkikis dinding sel. Setelah mereka mengikis dinding sel, mereka telah menutupinya dengan kain. Martinus menyebutkan bahwa semesrtinya tidak boleh ada kain yang menggantung di dalam sel ataupun menempel di dinding sel tahanan.

WAJIB BACA :  Heboh Beredarnya Video Polisi Latihan Pakai Senjata RPG!

Martinus mengatakan “SOP yang ada memuat tugas mereka yang harus tiap jam melakukan kontrol pada tahanan dan ruang tahanan juga jadi perhatian mereka. Apakah ada kain yang tergantung atau handuk yang menempel ke dinding karena umumnya pelaku menjebol tahanan itu dengan mengikis pelan-pelan. Tembok itu ditutupi dengan handuk”.

Tujuh tahanan tersebut telah berhasil melarikan diri dengan cara menjebol tembok tahanan dengan cara melubanginya dengan besi pada hari Selasa 24 Januari 2017. Enam tahana telah berhasil ditangkap pada waktu yang berbeda yakni Azizul alias Izul (30), Ridwan R alias Rambe (22), Cai Chang alias Antoni (49), Ricky Felani alias Ruslan (30), Sukma Jaya alias Jaya (34), dan Amiruddin alias Amir (27). Namun tahanan yang bernama Amiruddin telah meninggal dunia ditembak oleh polisi karena telah berusaha tetap melarikan diri pada saat akan diamankan oleh pihak polisi.

baca juga :

Museum Islam Diharapkan Jadi Ikon Baru di Jakarta !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here