Berita Terkini: BNPB Prediksi PUncak Bencana Akan Terjadi Di Bulan Februari 2017 !

0
1560
BNPB
Copyright©batampos.co.id

Berita Terkini: BNPB Prediksi PUncak Bencana Akan Terjadi Di Bulan Februari  2017 !

Indowarta.com – Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menjelaskan bahwa pada awal 2017 musim penghujan ini lebih basah dibandingkan dengan musim hujan tahun 2016. Dikarenakan puncak banyaknya bencana seperti banjir, tanah longsor dan juga puting beliung diprediksi berlangsung pada rentang waktu januari sampai Februari.

Sutopo juga menjelaskan bahwasanya dirinya sudah merinci data sementara dari BNPB yang menunjukkan bahwa pada awal 2017 tersebut, kini sudah ada 26 bencana yang terjadi yang mana telah disebabkan oleh musim penghujan. Dan juga terjumlah ada 19 orang yang meninggal dunia, dan juga ada 93 orang yang luka-luka. Ada juga kira-kira 162.185 jiwa yang telah melakukan pengungsian dan juga menderita beserta kira-kira ada 2.056 unit rumah yang telah rusak.

WAJIB BACA :  Ada Perbedaan Data Korban Gempa Lombok 7 SR, BNPB Beri Penjelasan !
BNPB
Copyright©Palembang TIMES

Dari rata-rata data yang telah dihitung ada 262 kejadian bencana yang terjadi d awal tahun 2017, yang mana yang paling mendominasi adalah angin puting beliung dengan total kejadian sejumlah 98 kali terjadi. Dari hal tersebut pun juga terkendala belum lagi adanya sistem peringatan dini untuk bencana angin puting beliung.

Sementara itu, bencana banjir telah terhitung menjadikan peristiwa yang paling menelan korban jiwa. Terhitung berjumlah ada 13 orang yang meninggal disebabkan banjir per januari 2017. Sutopo juga mengatakan pada saat ini juga ada peristiwa bencana yang berlangsung di Bima, Jawa Tengah, Jawa Timur dan juga Sumatera Selatan.

Menurut informasi, bahwa pada 2017 musim penghujan ini memang lumayan basah dibandingkan dengan tahun 2015 yang lalu. tetapi, berdasarkan penelitian dari BPNP, kondisi tersebut masih dibawah intensitas kebasahan pada tahun 2016 yang disebabkan fenomena La Nina.

WAJIB BACA :  Sumenep Di Goyang Gempa 6,3 SR, 4 Rumah dan 1 Masjid Rusak !

Sutopo juga menjelaskan bahwa pada tahun 2017 ini musimnya normal dan stabil. Namun otomatis ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan akan lebih besar dibanding 2016, tetapi lebih kecil dari 2015 yang saat itu ada El Nino.

Baca Juga: Berita Hari Ini: Gempa 5.5 SR Di Padang Bikin Panik Warga Sampai Mukomuko !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here