Berita Terkini: Benarkah Jumlah Paspampres Pengawal SBY 96 Orang?

0
2041
SBY
Copyright©Poskota News

Ternyata Jumlah Paspampres Pengawal SBY Tak Sebanyak Itu !

Indowarta.com– Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY merasa tidak nyaman usai ratusan orang menggeruduk kediamannya di Kuningan.

Terkait hatl tersebut, muncullah beberapa meme yang menyebutkan jumlah paspampres. Misalnya BJ Habibie dikawal 6 anggota, Tri Soetrisno 4 anggota, Megawati 7 anggota, Hamzah Haz 6 anggota, Boediono 4 anggota, dan SBY 96 anggota.

Benarkah jumlah paspampres SBY 96 orang? Dikonfirmasi kepada Komandan Paspampres Bambang Suswantono. Bahwa meme yang beredar hanyalah hoax semata. Seperti yang dikutip dari pernyataan Bambang, “enggak bener. Cuma hoax. Enggak bener itu yang bilang banyak- banyak. Cuma delapan orang”

Sayangnya Bambang menolak memberikan informasi detailnya. Jumlah 8 personel tersebut hanya untuk satu shift pengawalan. Namun secara keseluruhan tidak sampai 96 orang seperti yang beredar di media sosial.

WAJIB BACA :  Usai Bebas, Andi Mallarangeng Akan Kembali Ke Demokrat Bantu SBY!
SBY
Copyright©sindonews

SBY merekrut paspampres bukan dari orang sembarangan. Mereka berasal dair kesatuan Kopassus Raider, Kostrad, marinir, kopaskan dan kopaskhas. Yang ditentukan berdasarkan kriteria meliputi fisik, mental, inteligensi, dan postur.

Paspampres dari grup D bertugas mengamankan presiden dan wakil presiden yang sudah tidak menjabat, seperti SBY.

SBY saat itu mengeluarkan PP yang isinya mantan pejabat negara dan keluarganya harus diberikan perlindungan. Karena mereka dianggap berjasa pada negara dan masih menyimpan rahasia negara. Kebijakan mantan presiden RI ke 4 ini dianggap sebagai bentuk perlindungan diri usai menjawab presiden.

Hal tersebut dibantah Julian Adrin Pasha selaku juru bicara Presiden. Kebijakan atas keluarnya PP baru muncul dari internal paspampres bukan dari SBY langsung. Yang disetujui oleh Panglina TNI. Dengan anggaran di bawah sekretarian negara.

WAJIB BACA :  SBY Menghimbau Kepada Masyarakat untuk Bantu Presiden Jokowi Jaga Kerukunan!

Kontra dari langkah SBY ini dianggap berlebihan karena memakan anggaran negara. Yaitu menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang kala itu menjadi DPR. Ia menganggap berlebihan meskipun diatur dalam PP.

baca juga:

Berita Terkini: Mengintip Berbagai Sengketa Antara Jokowi dan SBY !

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here