Berita Terkini: Kenapa Semua Perokok Tak Terkena Kanker Paru ?

0
7175
Kanker Paru
Copyrigth©okezone

Berita Terkini: Kenapa Semua Perokok Tak Terkena Kanker Paru ?

Indowarta.com– Setiap perokok pasti telah menyadari bahwa kebiasan mereka ini akan membuat mereka beresiko sakit paru, hantung ataupun kanker. Walaupun begitu, masih ada perokok yang masih bisa terhindar dari penyakit kronik tersebut.

Menurut Dr. Elisna Syahruddin Ph.D, SpP(K) ini telah  menyebutkan bahwa memang tidak 100 persen para perokok ini akan terkena penyakit kanker. Hal ini karena perjalanan penyakit kanker ini memanglah sangat panjang bahkan menahun sehingga masih ada fase yang bisa dikembalikan menjadi normal kembali.

Ahli penyakit paru dari RS Persahabatan Jakarta ini dalam acara media diskusi di Jakarta pada hari Jumat 10 Februari 2017 ini telah mengatakan bahwa tubuh manusia ini mempunyai kemampuan untuk memperbaiki kerusakan termasuk juga merespon perubahan sel normal yang menjadi abnormal karena rokok. Namun kemampuan ini tidak dimiliki oleh setiap orang.

WAJIB BACA :  Banyak Teori Abal Abal Soal Kanker yang Beredar di Internet!
Kanker Paru
Copyrigth©klimg

Elisa telah menjelaskan bahwa fase dimana terjadinya kanker ini telah dibagi menjadi tiga tahapan. Tiga tahapan yang dimaksud itu adalah fase inisiasi atau perubahan sel normal menjadi tidak normal, lalu fase promosi atau sel ini suduah menjadi tidak norma lagi dan yang terakhir adalah fase kanker.

Fase Inisiasi dan juga Fase promosi ini sering juga disebut dengan fase pra kanker. Pada saat periode itu terjadi, sebenarnya sel masih bisa dikembalikan menjadi normal lagi sehingga tidak akan berkembang lagi menjadi kanker. Pada masa pra kanker ini biasanya tidak akan muncul gejala apapun sehingga orang tidak merasakan adanya keluhan.

Elisna mengatakan “Kemampuan tubuh untuk membunuh sel-sel abnormal itu sangat dipengaruhi oleh nutrisi, daya tahan tubuh, serta co-faktor lain. Kalau kemampuan selnya bagus, maka selamatlah orang itu dari kanker”.

WAJIB BACA :  Semua Perokok Akan Terkena Kanker Paru?

Lalu orang yang berhenti untuk merokok pada fase pra kanker ini akan sangat membantu untuk meningkatkan kemampuan tubuh. Namun apabila masa pra kanker ini telah kita lalui, maka akan terbentuk karsinoma ataupun sel kanker. Elisna mengatakan bahwa sel kanker ini berkembang dengan sangat lambat, membutuhkan waktu bertahun-tahun. Setiap orang berbeda-beda.

Elisna mengatakan bahwa kebanyakan kanker paru-paru ini telah ditemukan pada orang yang sudah menginjak usia 40 an. Hal ini kemungkinan karena kebiasaan merokok sudah dilakukan semenjak remaja.

baca juga :

Mau Pasang Bahel Gigi, Kamu Sebaiknya Tahu Berbagai Hal Berikut Ini Guys !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here