Berita Terkini: Dinilai Olok Olok Surat Al Maidah, Ahok Kembali Dilaporkan Ke Bareskrim !

0
5494
Ahok
Copyrigth©SeputarNKRI

Dinilai Olok Olok Surat Al Maidah, Ahok Kembali Dilaporkan Ke Bareskrim !

Indowarta.com – Belum selesai kasus tuduhan penodaan agama lantaran videonya saat berpidato di Kepulauan Seribu, kini Basuki Tjahaja Purnama kembali berhadapan dengan masalah hukum. Setelah duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa. Saat ini ia kembali dilaporkan ke polisi.

Gubernur DKI Jakarta beserta dengan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dilaporkan oleh seseorang ke kepolisian. Damai Hari Lubis bersama dengan kuasa hukumnya, Edi Sadjana mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan mereka.

Damai melaporkan Ahok-Djarot dengan tuduhan telah melecehkan surat Al Maidah. Laporan tersebut telah diterima dengan Nomor Laporan: LP/208/22/2017/Bareskrim. Laporan tersebut lantaran mereka telah melakukan penodaan atau memperolok-olok Al Maidah lagi.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Ahok Diklaim Intoleran dan AntiPancasila Saat Kembali Olok-olok Al Maidah !
Berita Terkini: Dinilai Olok Olok Surat Al Maidah, Ahok Kembali Dilaporkan Ke Bareskrim !
Copyright©jakarta

Menurut keterangan dari Damai, sikap Ahok-Djarot memperolok surat Al-Maidah tersebut terdapat pada video rekaman dengan durasi satu menit. Dalam video tersebut, Ahok tengah rapat dan mengusulkan nama akun wifi Al Maidah dengan kata password kafir.

Ia beranggapan jika Ahok kemungkinan telah berencana, pasalnya tahun 2015 lalu pria yang saat ini kembali aktif menjadi Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah mengucapkannya. Hal tersebut dinilai dapat menimbulkan keributan terus-menerus.

Penegakan hukum terhadap Ahok seharusnya juga cepat ditanggapi, Damai menambahkan saat Ahok mengatakan hal tersebut ia sambil tertawa-tawa. Bahkan Djarot turut menimpali olokan tersebut dengan ikut tertawa, sehingga hal itu dianggap telah perolok-olok Al Maidah.

WAJIB BACA :  Isi Surat Allegra dan Balasan Ahok yang Jadi Viral di Media Sosial!

Keduanya dilaporkan dengan Pasal 156a juncto Pasal 421 KUHP jucto Pasal 55 KUHP. Jadi mereka melaporkan keduanya. Karena saat itu Djarot juga ikut tertawa dan itu telah dianggap memperolok. Seharusnya saat rapat dinas tidak perlu sampai tertawa-tawa seperti itu.

Saat melaporkan tersebut mereka juga telah membawa barang bukti berupa CD dan potal online Voa-Islam.com. Mereka juga telah menyiapkan saksi yang jumlahnya diperkirakan 5 orang.

Seperti yang telah diketahui, saat ini Ahok masih berhadapan dengan proses hukum kasus penodaan agama. Setiap pekan ia harus mengikuti jalannya persidangan yang memakan waktu seharian. Hingga saat ini sidang Ahok telah digelar sebanyak 11 kali.

Baca Juga Berita Terkini: Ahok Pasrah Saat Diharuskan Cuti Kampanye Untuk Pilkada DKI !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here