Tragis, ,Seorang Bocah diterkam Harimau di Museum Satwa Jatim Park II!

0
1530
anak harimau
Copyrigth©twimg

Tragis, ,Seorang Bocah diterkam Harimau di Museum Satwa Jatim Park II!

Indowarta.com– Nasib naha sini telah menimpa Putri, bocah berumur 4 tahun dari sebuah taman kanak-kanak (TK) di Kediri. Dirinya telah diterkam  seekor anak harimau. Kejadian itu terjadi pada saat akan berfoto bersama satwa tersebut di museum satwa Jatim Park 2, Batu, Jawa Timur.

Kasubbag Humas Polres Batu AKP Waluyo saat dihubungi oleh awak media pada  hari Rabu 15 Maret 2017 ini mengatakan “Memang (Selasa) kemarin kami menerima informasi awal tentang kejadian itu sekitar pukul 17.00 wib”.

Dari informasi yang telah dihimpun, di wahana Jatim Park 2 ini bocah tersebut akan melakukan foto bersama dengan anak harimau. Anak harimau itu telah terkejut dan langsung memeluk bocah yang hendak foto dengannya. Anak Harimau ini kaget karena suasana di sekitarnya yang ramai oleh teriakan anak-anak kecil.

anak harimau
Copyrigth©detik

Pelukan yang juga sekaligus cakaran dari anak harimau itu pun telah membuat bocah empat tahun asal Kediri ini mengalami luka cakar di bagian dada dan juga di bagian punggung. Sontak bahwa kejadian ini pun telah membuat gempar masyarakat hingga penyidik Polers Batu mendatangi tempat Kejadian Perkara (TKP).

Waluyo mengatakan bahwa pihaknya mendatangi KTP ini untuk memintai keterangan saksi mengenai kejadian Bocah diterkam Harimau itu. Waluyo sendiri masih merasa enggan untuk menjelaskan lebih detail pada saat dirinya ditanyai mengenai hasil dari penyelidikan itu.

Waluyo mengatakan “Nanti saja, pak kapolres yang akan memberikan keterangan”. Sementara itu Kapolres Batu yakni AKBP Leo Simarmata ini pada saat dikonfirmasi mengenai kasus itu mengatakan bahwa dirinya masih membantu mengenai pengamanan kedatangan Presiden RI Joko Widodo.

Beberapa saksi telah diperiksa termasuk juga orang tua Putri yang pada saat itu bersama dengan korban. Kapolres Batu AKBP Leonardus Simamarta kepada awak media pada hari Rabu 15 maret 2017 mengatakan “Kami sudah lakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi untuk kasus itu”. Beberapa upaya penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui apakah hal ini terjadi karena human eror ataupun ada faktor yang lainnya.

baca juga :

Berita Terkini: Grab Putuskan Kemitraan dengan Pengemudi yang Ancam Penumpang dengan Nada SARA!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here