Berita Terkini: Siapakah Penebar Berita Hoax Orang Gila Disebut Sebagai Penculik Anak?

    0
    1309
    ilustrasi
    Copyrigth©merdeka

    Berita Terkini: Siapakah Penebar Berita Hoax Orang Gila Disebut Sebagai Penculik Anak?

    Indowarta.com – Para pengidap gangguan jiwa sering menjadi korban penganiayaan dikarenakan maraknya kabar penculik anak yang tersebar melalui media sosial. Mereka disangka penculik anak lalu dikeroyok oleh banyak orang, bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Lalu siapakah yang menyebarkan kabar tersebut?

    Menurut informasi pada Selasa (21/3), kabar mengenai para pengidap gangguan jiwa menjadi salah satu penyamaran pelaku penculikan anak tersebut mulai beredar di Jawa Barat pada 8 Maret 2017. Pesan tersebut beredar melalui selebaran yang lengkap dengan logo kepolisian Polda Jawa Barat dan Binmas Polda Jawa Barat, yang selanjutnya menjadi viral di medsos.

    WAJIB BACA :  Berita Terkini: Kabar Penculik Anak Di Cirebon Adalah Nenek-nenek Ternyata HOAX!

    Tetapi kabar tersebut disangkal oleh Kombes Yusri Yunus selaku Kabid Humas Polda Jabar, ia mengatakan bahwa kabar penculik anak itu hanya kebohongan belaka.

    “Nggak benar, itu hoax. Masyarakat jangan resah. Saya tegaskan selebaran tersebut hoax. Polda Jabar tidak pernah mengeluarkan selebaran seperti itu. Kita kan punya Bhabinkamtibmas yang sosialisasi ke masyarakat,” ucap Yusri pada Selasa (7/3) yang lalu.

    orang gila
    Copyrigth©merdeka

    Kabar tersebut meluas sampai ke beberapa daerah lain, ada juga kabar yang mengatakan bahwa penculik anak tersebut hanya berakting seperti orang gila seraya membawa dua kantong plastik serta telah datang di tempat mengaji anak – anak yang berada di wilayah Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

    WAJIB BACA :  Berita Terkini: Kabar Penculik Anak Di Cirebon Adalah Nenek-nenek Ternyata HOAX!

    Dan kabar tentang penculikan anak tersebut pun kembali di tampik, kali ini Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo yang membantah kabar tersebut ia mengatakan bahwa pihak Polresta Sidorjo belum mendapatkan laporan apapun dari jajaran Polsekta mengenai penculikan anak.

    “Menurut kami, berita tersebut adalah bohong,” tuturnya.

    Walaupun telah dibantah oleh pihak berwajib sekalipun, masyarakat masih tetap merasa cemas dan khawatir. Mereka jadi lebih protektif terhadap anak – anak yang didekati oleh orang asing.

    Yang paling baru adalah ada seorang perempuan yang hampir saja menjadi korban bulan – bulanan warga sekitar di Tanah Tinggi, Benteng, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 19 Maret 2017. Wanita tersebut dikepung oleh warga karena disangka hendak menculik anak. Dan juga masih banyak kasus lain yang diakibatkan oleh kabar palsu tersebut.

    WAJIB BACA :  Berita Terkini: Kabar Penculik Anak Di Cirebon Adalah Nenek-nenek Ternyata HOAX!

    Hingga saat ini penyebar dari berita penculik anak itu belum diketahui. Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menghimbau pada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Dan aksi main hakim sendiri terhadap orang yang tidak bersalah tidak dibenarkan secara hukum.

    BACA JUGA Heboh Di Sosial Media, Munculnya Penampakan Perempuan Penculik dan Pengambil Ginjal Anak!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here