Efek Equinox, BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Bali!

0
813
equinox
Copyrigth©beritacenter

Efek Equinox, BMKG Beri Peringatan Dini Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Bali!

Indowarta.com– Pada hari Selasa 21 Maret 2017 kemarin telah terjadi fenomena alam yakni Equinox. Fenomena Equinox ini merupakan posisi Matahari yang berada di tepat atas garis khatulistiwa. BMKG Wilayah III Denpasar ini telah menghimbau untuk masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan fenomena alam yang terjadi ini.

Fenomena Equinox ini merupakan peristiwa alam yang akan terjadi dua kali dalam satu tahun yakni pada tangagl 21 Maret dan tanggal 23 September. Equinox ini telah menyebabkan distribusi cahaya mahatari relatif lebih signifikan lagi di sekitara ekuator. Hal ini menyebabkan kondisi permukaan bumi ini relatif lebih panas lagi dari yang biasanya.

WAJIB BACA :  BMKG: Puncak Musim Penghujan 'Diperpanjang' Jadi Bulan Januari Sampai Awal Februari !

Akan tetapi fenomena peningkatan suhu ini tidak perlu dikhawatirkan lagi karena kondisinya masih dalam batasan yang normal atau biasa. Fenomena Equinox ini tidak akan menimbulkan peningkatan suhu udara yang drastis dan juga ekstrem. Seuhu rata-rata di wilayah Indnesia ini berkisar dari 32 derajat Celcius hingga 36 derajat celcius.

Berdasarkan dari pengamatan suhu maksimum di wilayah Indonesia, suhu maksimum yang palling tinggi yang pada saat ini terjadi di wilayah Jakarta dengan suhu berkisar 35,6 derajat Celcius. Sementara itu untuk wilayah lain suhu berkisar 33 derajat Celcius hingga 35 derajat Celcius.

Equinox
Copyrigth©almanac

Lalu terkait dengan isu yang kini telah beredar di dalalm media sosial yang telah menyebutkan bahwa dampak suhu Equinox ini akan mencapai 40 derajat Celcius, BMKG telah mengatakan bahwa hal ini sangat jarang terjadi.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: BMKG Masih Prediksikan Jakarta dan Sekitarnya Akan Diguyur Hujan Siang Hari Ini !

Topan Primadi Forecaster BMKG Wil III Denpasar pada saat diwawancarai oleh awak media pada hari Selasa 21 Maret 2017 ini telah mengatakan “Terakhir belum pernah mencapai suhu sampai 40°C, kemungkinan mencapai suhu tersebut kecil sekali kalau di Bali maksimal 32°C”.

Sementara itu di daerah Kalimantan ini yang berada di tepat bawah garis khatulistiwa suhunya juga akan mencapai 40 derajat Celcius. Pirmadi mengatakan bahwa menurut catatan lalu suhu tidak mencapai 40 derajat celcius, suhunya hanya mencapai 36 derajat Celcius maksimal dan itu lebih panas dari normalnya.

baca juga :

Berita Terkini: Begini Kronologis Perkelahian Warga yang Akibatkan Pratu Ansar Gugur!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here