Berita Terkini: Kapolda Riau Minta Kawaspadaan Soal Penculikan Anak!

0
1428
Penculikan Anak
Copyrigth©liputan6

Berita Terkini: Kapolda Riau Minta Kawaspadaan Soal Penculikan Anak!

Indowarta.com– Kapolda Riau yakni Irjen Zulkarnain ini telah memastikan bahwa masih belum ada laporan yang diterima terkait dengan kasus penculikan. Namun pihak polisi telah meminta agar para warga ini untuk tetap merasa waspada.

Zulkarnain kepada awak media pada hari Rabu 22 Maret 2017 ini telah mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh jajaran Polres yang ada di Riau. Hingga saat ini pihaknya masih belum menerima laporan dari warga akan adanya aksi Penculikan Anak.

Terkait dengan merebaknya isu yang menyebutkan mengenai peculikan akan, masyarakat diminta untuk tidak merasa panik dengan isu yang telah beredar tersebut. Polisi telah diapstikan Zulkarnain memiliki langkah antisipasi mencegah kerawanan di masyarakat.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Kapolri Pastikan Isu Penculikan Anak yang dijual Organ Tubuhnya HOAX!

Zulkarnain ini telah mengatakan “Yang namanya aksi kriminal itu kan kapan saja di mana saja akan bisa terjadi. Terkait soal penculikan ini, masyarakat jangan panik, tetapi harus tetap meningkatkan kewaspadaan. Terutama kita minta Bhabinkamtibmas yang ada di desa-desa untuk tetap aktif dan melakukan edukasi kepada masyarakat”.

Penculikan Anak
Copyrigth©liputan6

Selain itu Zulkarnain ini juga telah menekankan agar sejumlah wilayah di pesisir ataupun wilayah yang berada di pantai timur Sumatera ini untuk tetap waspada akan terjadinya Penculikan Anak. Kawasan pesisir dari Riau itu diantaranya adalah jajaran Polres Meranti, Polres Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hilir dan juga Dumai.

Zulkarnain mengatakan “Wilayah pesisir Riau ini harus lebih meningkatkan kewaspadaan, karena wilayah itu merupakan wilayah perbatasan di kawasan pantai timur Sumatera”.

WAJIB BACA :  Penyebar Hoax Penculikan Anak Ditangkap, KPAI Apresiasi Kabareskrim !

Sementara itu Kapolres Lamongan yakni AKBP Juda Nusa Putra ini telah memastikan bahwa kabar penculikan yang telah beradar di Lamongan ini merupakan berita hoax. Polisi menduga bahwa berita ini telah disebarkan pada hari Kamis 16 Maret 2017. Berita itu telah disebarkan melalui media sosial Fb pada postingan yang berjudul “Di Lamongan Marak Penculikan Anak Balita”.

Juda pada hari Selasa 21 Maret 2017 ini telah mengatakan “Kami menengarai kalau berita palsu ini menyebar sejak Kamis (16/3) sore dari sebuah situs dan diposting di facebook,”.

baca juga :

Berita Terkini: Menhub Tegaskan Aturan Baru Taksi Online Akan Berlaku Mulai 1 April!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here