Berita Terkini: Jokowi Tolak Cabut Izin Pt Semen Indonesia yang Telah Diterbitkan Ganjar Pranowo, Kenapa?

0
1007
teten masduki
Copyrigth©BBC

Berita Terkini: Jokowi Tolak Cabut Izin Pt Semen Indonesia yang Telah Diterbitkan Ganjar Pranowo, Kenapa?

Indowarta.com – Teten Masduki selaku Kepala Staf Kepresidenan mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan tuntutan dari para petani Pegunungan Kendeng yang melakukan aksi mengecor kaki di Istana kepada Presiden RI Jokowi.

Tuntutan tersebut yaitu untuk mencabut izin lingkungan yang di keluarkan oleh Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah guna operasional dari pabrik PT Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah.

Tetapi, Presiden Jokowi tidak akan mencabut izin yang sudah dikeluarkan oleh Ganjar pasalnya hal itu adalah kewenangan dari pemerintah daerah.

“Itukan memang pemda punya kewenangan buat (menerbitkan) izin itu, tidak semua dari Presiden,” ucap Teten ketika berada di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (21/3).

WAJIB BACA :  Harga BBM Harus Sama di Seluruh Pelosok Negeri!

Walaupun tuntutan tersebut tidak terkabul, tetapi Teten menuturkan jika pemerintah juga membantu untuk mencarikan jalan keluar dalam masalah ini.

Pemerintah telah meminta PT Semen Indonesia untuk tidak beroperasi sementara walaupun sudah mempunyai izin, operasi harus dihentikan hingga kajian mengenai lingkungan hidup strategis yang dilakukan oleh pihak Kementerian lingkungan hidup dan Kehutanan akan rampung pada akhir Maret ini.

PT Semen Indonesia pun juga telah setuju untuk menghentikan operasi pabriknya sementara ini.

Teten sendiri juga merasa bahwa substansi dari tuntutan yang disampaikan oleh petani kendeng telah dipenuhi. Oleh sebab itu, dirinya menghimbau kepada para petani Kendeng agar mengehentikan aksi mereka yang mengecor kaki diseberang istana.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Parmusi Ajukan Gugat Status Ahok Kepada Jokowi Ke PTUN Jaktim!
petani kendeng
petani kendengKompas

Apalagi seorang petani yang bernama Patmi (48), telah meninggal karena serangan jantung.

“Kita imbau lah kalo mau menyampaikan pendapat, aspirasi, jangan aksinya mengambil risiko pada keselamatan,”  himbaunya.

Sebelumnya para petani Kendeng menganggap bahwa nilai izin yang telah diterbitlan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melangkahi janji yang disampaikan oleh Presiden Jokowi ke petani pada bulan Agustus 2016 yang lalu.

Ketika itu, Jokowi sudah berjanji bahwa tidak ada aktivitas penambangan yang akan dilakukan sampai Kajian lingkungan hidup strategis yang dilakukan pemerintah dilakukan. Izin itu juga telah melanggar putusan dari Mahkamah Agung pada 5 Oktober yang lalu.

BACA JUGA Presiden Jokowi Tunjukkan Rasa Belasungkawa Saat Seorang Petani Kendeng Meninggal Dunia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here