Ada Orang Dalam yang Sengaja Picu Konflik Jokowi dan SBY?

0
1147
JK SBY
Copyright©Twitter

Ada Orang Dalam yang Sengaja Picu Konflik Jokowi dan SBY?

Indowarta.com – Pihak Partai Politik Demokrat mencurigai terkait adanya orang dalam dari Istana Kepresidenan yang berusaha untuk memunculkan pertambahan konflik yang terjadi antara Presiden Jokowi dengan Presiden yang menjabat sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Salah satu tanda yang menimbulkan perdebatan mengenai mobil operasional Kepresidenan yang masih dipinjam SBY dan belum dikembalikan.

Hinca Panjaitan selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat menuturkan bahwa pemberitaan di media yang saat ini nampaknya tengah menyudutkan SBY terus berlanjut.

Utuhnya pemberitaan tersebut adalah seusai pihak Istana mengutarakan mengenai mobil operasional Kepresidenan yang masih ketua umum Partai Demokrat itu pinjam.

WAJIB BACA :  Belum Ada Lawan Sebanding Untuk Jokowi di Pilpres 2019 Nanti?

“Jangan ada upaya upaya di internal Istana yang mengganggu hubungan baik Jokowi – SBY demi kepentingan sendiri atau kelompoknya,” ucap Hinca dalam akun Twitter pribadinya yang bernama @hincapandjaitan pada Rabu (22/3).

hinca
Copyrigt©Twitter/hincapandjaitan

Ia juga mengomentari soal komunikasi yang sudah disampaikan oleh Kepada Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala ke hadapan publik. Utamanya, mengenai mobil operasional Kepresidenan yang masih dipinjam oleh presiden ke 6 itu.

Jika dari segi hukum menurutnya sudah tercantum bahwasannya negara memiliki kewajiban untuk memberikan mantan presiden dan mantan wakil presiden kendaraan beserta dengan sopirnya. Untuk itu dirinya menilai bahwa pernyataan dari Darmansjah Djumala itu mengandung logical fallacy atau yang biasa disebut dengan kesesatan berpikir.

WAJIB BACA :  Kepuasan Kinerja Jokowi Tak Berbanding Lurus dengan Elektabilitas, Apa Sebabnya ?

“Djumala yang memberikan statement bahwa SBY meminjam mobil negara itu keliru dan membuat pilu,” ujarnya.

Hal ini pun juga mengundang perhatian dari pihak lain seperti Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang merasa bingung dengan tindakan pihak Istana Kepresidenan yang mengemukakan jika Susilo Bambang Yudhoyono masih menggunakan mobil Kepresidenan, yakni mobil Mercedes Benz S600 Guard.

Atas beredarnya kabar tersebut, ia pun menganggap bahwa hal seperti itu harusnya tidak perlu diumbar ke hadapan publik. Ia menambahkan jika menurutnya pihak Istana dapat menyelesaikan masalah tersebut tanpa mempublikasikannya. Ia pun menghimbau kepada pihak Istana untuk memperbaiki manajemen informasinya.

“Istana harus ada manajemen yang baik, enggak usah begini-begini jadi isu. Kita harusnya bicara kapan kita ke bulan, kapan ‎kita kirim satelit yang ngawasin nusantara, nah ini urusan mobil mogok,” ucapnya.

BACA JUGA Berita Terkini: Partai Demokrat Bantah SBY Pinjam Mobil Negara!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here