Berita Terkini: Saksi Ahli Tuturkan Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Ahok!

0
1817
Copyright©Liputan6.com

Berita Terkini: Saksi Ahli Tuturkan Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Ahok!

Indowarta.com – Di sidang Ahok ke – 16, Noor Aziz Said selaku saksi ahli hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), yang diajukan oleh pihak Ahok menerangkan mengenai ada tidaknya unsur kesengajaan untuk menodai agama yang menjerat Basuii Tjahaja Purnama (Ahok).

Pendapat Noor tersebut dibacakan oleh pengacara Ahok karena dirinya berhalangan untuk hadir dalam sidang Ahok kali ini.

Di sidang Ahok kali ini Noor menerangkan mengenai unsur Pasal 156a KUHP. Berdasarkan keterangannya, ada yang tidak masuk akal dalam penggunaan pasal tersebut dalam kasus Ahok.

“Dalam kasus ini, unsur di muka umum (adalah) tempat pelelangan ikan, unsur membenci atau menghina dalam kasus ini (adalah) mengharapkan sekali agar umat Islam untuk memberi suara kepadanya dalam pilkada,”

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Ribuan Karangan Bunga Untuk Ahok Jadi Lokasi Wisata Dadakan Untuk Warga!

“Maka tidak logis kalau Ahok bermaksud memusuhi atau membenci umat Islam,” ucap Noor seperti dalam berita acara pemeriksaan (BAP) miliknya yang dibacakan langsung oleh Ahok dalam sidang di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan) yang berada di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan pada Rabu (29/3).

Di sidang Ahok, Noor juga menambahkan bahwasannya dalam kasus ini Ahok selaku terdakwa tidak mempunyai unsur kesengajaan.

Lalu, dalam berita acara pemerisaan (BAP) tersebut, Noor juga menyampaikan apa yang diucapkan Ahok itu tidak memenuhi unsur yang berniat untuk menodai agama.

Ahok
Copyright©merdeka

“Unsur menodai, yaitu merendahkan agama tertentu. Unsur dimaksudkan agar orang tidak menganut agama yang bersendikan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam kasus ini, tidak ada niat dari Ahok untuk membuat orang tidak menganut agama tertentu,” terang Noor.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Inilah Alasan Utama Kenapa Ahok Pecat Dua Kepala Dinas DKI Sekaligus !

Seusai pengacara Ahok membacakan pendapat dari Noor tersebut, pihak majelis hakim pun mempersilahkan agar ahli pertama untuk dihadirkan dalam persidangan.

Ahli yang dihadirkan pertama di sidang Ahok adalah guru besar linguistik dari Universitas Atma Jaya, Jakarta, Bambang Kaswanti Purwo.

Ahok di dakwa telah melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan Surat Al Maidah ayat 51 dengan Pilkada DKI. Penyebutan Surat Al – Maidah ayat 51 tersebut di kemukakan Ahoh ketika bertemu dengan warga Pulau Pramuka, di Kepulauan Seribu pada 27 September yang lalu. Ia dijerat dengan Pasal 156 a huruf a dan/atau Pasal 156 KUHP.

BACA JUGA Berita Terkini: Ahok Merupakan Korban dari Keserakahan Politik?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here