Berita Terkini: Masal Lapor SPT Pribadi Diperpanjang Sampai dengan Tanggal 21 April!

0
835
SPT Pribadi
Copyrigth©108Jakarta

Berita Terkini: Masal Lapor SPT Pribadi Diperpanjang Sampai dengan Tanggal 21 April!

Indowarta.com – Pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan memutuskan untuk memperpanjang batas waktu penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) tahun 2016 sampai 21 April 2017. Dengan di perpanjanganya SPT Pribadi tersebut, WP akan dibebaskan dari sanski ataupun denda senilai Rp 100 ribu.

Suryo Utomo selaku Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan menuturkan bahwa batas waktu untuk pelaporan SPT Pribadi Tahunan WP OP Tahun Pajak 20116 dari yang sebelumnya berakhir pada 31 Maret 2017 yang diperpanjang hingga pada tanggal 21 April 2017.

WAJIB BACA :  Tere Liye Mengeluh, Pengamat Sebut Pajak untuk Kaum Penulis Buku Begitu Kejam!

“Batas waktu penyampaian SPT Tahunan WP OP diperpanjang sampai 21 April 2017 untuk semua metode penyampaian SPT,”  ucapnya ketika Konferensi Pers di kantornya yang berada di Jakarta pada Rabu (29/3).

Suryo menerangkan, cara penyampaian SPT Pribadi tersebut dilonggarkan atau diperpanjang batas waktunya, yaitu secara manual, lewat pos atau jasa pengiriman, dan juga lewat saluran tertentu, layaknya e – filing, e – form, e – spt, ASP dan lainnya.

SPT Pribadi
Copyrigth©108Jakarta

Lebih lanjut, dengan adanya perpanjang waktu ini, pelaporan SPT hingga 21 April 2017 dibebaskan dari sanksi sesuai dengan Pasal 7 Undang – Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP). Dalam pasal itu, denda administrasi untuk keterlambatan penyampaian SPT bagi WP OP senilai Rp 100 ribu per SPT pribadi.

“Perpanjangan batas waktu dikecualikan sanksi sesuai Pasal 7 UU KUP,” terang Suryo.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Membludaknya Antrian di Hari Terakhir Tax Amnesty!

Meski di perpanjang batas waktu pembayaran kurang bayar pajak di dalam SPT Tahunan PPh WP OP Tahun Pajak 2016 tetap disetorkan sampai 31 Maret ini.

“Jadi hak negara memperoleh penerimaan negara tetap tidak mundur karena di UU KUP, batas akhir 31 Maret 2017,” ungkap Suryo.

Sedangkan, Hestu Yoga selaku Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak menuturkan bahwa perpanjangan waktu penyampaian SPT Pribadi sampai 21 April akan disampaikan dalam Pertaturan Dirjen Pajak.

“Perdirjennya akan ditandatangani hari ini atau besok. Jadi kita minta jangan menunggu di akhir-akhir walaupun waktunya diperpanjang. Jangan menumpuk di akhir, karena memasukkan SPT bisa sekarang ini,” tegasnya.

BACA JUGA Loh . .Kok Nama Syahrini Dicatut dalam Kasus Suap Pajak!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here