Berita Terkini: Setya Novanto Dicekal, Golkar Segera Gelar Munas?

0
1262
Setya Novanto
Copyright©merdeka

Setya Novanto Dicekal, Golkar Segera Gelar Munas?

Indowarta.com – Mantan ketua Umum Golkar Jusuf Kalla menyarankan agar partai Golkar menggelar musyawarah nasional (munas). Hal itu sengaja disarankan oleh JK lantaran saat ini kondisi Golkar kurang baik seiring dengan persoalan hukum yang membelit Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

JK mengatakan bahwa saat ini Golkar memang berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan, karena saat ini ketua umumnya sudah dicekal. Dan apabila nantinya ada perkembangan lain lagi, harus memiliki pemimpin yang baik.

Seperti yang telah diketahui, dua pekan lalu Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Setya Novanto untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan kedepan. Langkah tersebut dilakukan guna mempermudah proses penyidikan kasus mega korupsi proyek E KTP.

WAJIB BACA :  Sejak 2016 Rekening Diblokir, Darimana Biaya Hidup Setya Novanto?
Kasus E KTP
Copyright©tribunnews

Saat ini Novanto berstatus sebagai saksi. Namun namanyamasuk dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto. Ada dugaan Novanto juga menerima aliran dana proyek E KTP tersebut. Akan tetapi hal itu langsung dibantah oleh Novanto. Ia membantah terlibat dan meneruma aliran duit proyek E KTP.

Disisi lain Jusuf Kalla mengatakan jika Golkar juga memiliki prosedur yang dapat mereka gunakan untuk keluar dari masalah yang dihadapi saat ini. yakni dengan cara menunjuk seorang pelaksana harian yang menjalankan tugas dari ketua partai.

Menurut Jk mekanisme lainnya yakni musyawarah nasional luar biasa dan musyawarah nasional. “Bagaimanapun harus ada penyelesaian kalau ketuanya tersangkut,” ungkap JK.

Menurut Ketua Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Dewan Pimpinan Golkar Yorrys Raweyai, saat ini, sudah ada gerakan penyelamatan partai akibat kasus yang membelit Setya Novanto.

Gerakan itu tidak hanya muncul di tingkat pusat, tapi juga di tingkat pengurus daerah mulai provinsi hingga kota atau kabupaten. Tujuan gerakan itu, kata dia, adalah menyusun langkah antisipasi jika Setya Novanto menjadi tersangka.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Lawan KPK Ajukan Praperadilan!

Menurut Yorrys gerakan penyelamatan partai ini perlu dilakukan supaya mesin partai nantinya tidak terganggu. Apalagi dalam waktu dekat ini sudah ada momen politik yang harus dihadapi oleh partainya.

Misalnya saja, pendaftaran pemilihan kepada daerah serentah 2018 pada bulan Juni mendatang serta verifikasi partai untuk pemilihan umum 2019 pada Agustus nanti.

Baca Juga Berita Terkini: Sempat Disebut Milik Setya Novanto, Jet Pribadi Mewah Tersebut Ternyata Milik Orang Ini lho!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here