Berita Terkini FB dan Google Jadi Korban Penipuan?

0
1226
FB
Copyright©klikkabar

Berita Terkini FB dan Google Jadi Korban Penipuan?

Indowarta.com– Siapa sangka perusahaan internet raksasa dunia yakni Facebook dan juga Google ni telah menjadi korban penipuan pishing yang telah membuat mereka menderita kerugian hingga USD 100 juta. Hal ini seperti yang telah diberitakan oleh Tech Times pada hari Selasa 2 Mei 2017 ini. Seorang pria dari Lithuania ini telah didakwa karena telah terbukti menjalankan bisnis palsu dengan membawa nama perusahaan Facebook dan juga Google.

Pria tersebut bernama  Evalda Riamsauskas yang telah divonis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat karena telah terbukti menjadi dalang dengan penipuan menggunakan email bisnis palsu Facebook dan Google.

WAJIB BACA :  FB Luncurkan Oculus Go, Headset VR Terjangkau!

Yang menjadi pertanyaan adalah apa yang telah dilakukan oleh Rimasauskan hingga berhasil mengelabui FB dan juga Google? Ternyata pada tahun 2013 silam Rimasauskas ini telah menyamar menjadi seorang yang berkerja di produsen komputer berbasis di Asia yakni Quanta Komputer yang juga bermitra dengan FB dan juga Google.

Setelah itu dirinya pun telah memberikan instruksi kepada para karyawannya dan juga agen dari Facebok dan Google melalui sebuah email untuk mentransfer dana kepada dirinya sebagai bagian dari transaksi bisnis sebesar USD 100 juta. Alih alih menstransfer uang tersebut ke rekening bank Quanta di Latvia dan Siprus, dirinya malah mentransfer uang tersebut ke rekeningnya sendiri.

WAJIB BACA :  Kembangkan Virtual Reality, Facebook (FB) Bangun Markas Besar Oculus !

Sebetulnya keputusan dari pengadilan ini tidaklah mengungkap bahwa dua perusahaan ini menjadi korban penipuan ini. Namun sebuah siaran pers ini telah mendeskripsikan perusahaan tersebut sebagai perusahaan teknologi multinasional di bidang internet berkantor pusat di AS.

FB
Copyright©bandt

Sementara itu deskripsi perusahaan yang kedua ini adalah perusahaan multinasional yang telah menghadirkan layanan media sosial online yang juga berbasis di Amerika Serikat. Ada sebuah sumber yang mengidentifikasikan bahwa kedua perusahaan tersebut sebagai Facebook dan juga Google.

Lalu pihak dari FB sendiri mengaku bahwa pihaknya ini telah menjadi korban dalam kasus penipuan. Facebook melalui e-mail menuliskan “Facebook sudah melakukan penyelesaian terkait kerugian dana tersebut dan bekerja sama dengan penegak hukum untuk penyelidikan”. Demikian juga dengan Google yang mengakui bahwa pihaknya ini telah menjadi korban penipuan phising.

baca juga :

Bermula Dari FB, Foto Kakek Nikahi Gadis 16 Tahun Ini Jadi Debat Panjang Netizen!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here