Menelisik Agenda Dibalik Langkah JK Rekomendasikan Anies Jadi penantang Ahok!

0
2385
JK
Copyright©Fokus Utama

Menelisik Agenda Dibalik Langkah JK Rekomendasikan Anies Jadi penantang Ahok!

Indowarta.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku bahwa dirinya telah merekomendasikan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta untuk diusung partai Gerindra dan PKS. JK beralasan Anies adalah orang yang tepat untuk memimpin Ibu Kota.

ia sendiri tentu juga memiliki pandangan bagaimana negeri ini dapat berjalan dengan baik, aman dan moderat. Apalagi soal Anies, orang yang dianggapnya angat moderat, didampingi pengusaha, orang yang memiliki pengalaman dan orang yang dekat dengan Presiden Joko Widodo.

Menurut JK, anies adalah orang yang dekat dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sejak menjadi juru bicara saat Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden. Setidaknya selama enam bulan Anies mendampingi Jokowi.

WAJIB BACA :  Jusuf Kalla Akui jika Dana Riset di Indonesia Masih Rendah !
Anies Baswedan
Copyrigth©wowkeren

JK mengklaim tidak ada orang yang paling dekat dengan Presiden Jokowi selain Anies Baswedan selama kampanye pemilihan presiden lalu. Selain itu Anies dinilai sebagai orang yang bisa membawa kedamaian.

“Karena itu orang paling tepat waktu itu. Agar negeri ini aman, maju. Hanya itu,” ujar Wakil Presiden RI.

Intervensi JK dalam penetapan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta diungkapkan oleh ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Ia mengatakan awalnya nama Anies Baswedan tidak pernah disebuta maupun masuk radar partai politik koalisi di luar pengusung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Akan tetapi saat hari terakhir, nama mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaan tersebut akhirnya muncul atas rekomendasi Jusuf Kalla.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Fitnah Keji yang Hubungkan JK dengan Vonis Ahok!

“Jam 12.00 malam sampai jam 01.00 pagi itu ada intervensinya Pak JK. Saya kan suka terus terang. Pak JK boleh enggak ngaku, saya dengar kok teleponnya,” ujar Zulkifli.

Namun Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sadiaga Uno enggan untuk memberikan komentar terkait pernyataan Zulkifli Hasan tersebut, yang mengatakan ada intervensi dalam proses pengusungan pasangannya, Anies Baswedan.

“Saya lebih baik enggak usah komentar deh, karena itu politik tingkat tinggi, ya. Saya fokus di Jakarta saja, “ ujar Sandi, Rabu (3/5).

Nqamun Sandiaga menyebut saat partai gerindra menentukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2017 pada 21-23 September 2016, merupakan masa yang sangat genting.

Baca Berita Terkini: Sandiaga Uno Komentari Wacana Anies Baswedan Dapat Dukungan JK di Pilkada DKI!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here