Penolakan Gedung Baru DPR Terkait Angket KPK?

0
9462
Fahri Hamzah
Copyright©vivanews

Penolakan Gedung Baru DPR Terkait Angket KPK?

Indowarta.com– Wakil Ketua DPR yakni Fahri Hamzah ini telah menyebutkan bahwa rencana pembangunan Gedung Baru DPR Ini telah dibicarakan dengan pihak pemerintah secara langsung. Dirinya pun tidak mengerti kenapa rencana ini telah kembali menuai kontroversi.

baca juga : Berani Lawan Fahri Hamzah, Tsamara Amany Ingin Jadi Gubernur di DKI Nanti!

Menurut Fahri, rencana mengenai pembangunan Gedung Baru DPR  ini telah melalui proses verifikasi yang panjang baik di dalam DPR maupun di luar parlemen. Fahri Hamzah pun merasa curiga bahwa kembali ramainya suara penolakan pembangunan gedung baru ini ada sangkut pautnya dengan Panitia Khusus Hak Angket KPK yang kini sedang berjalan.

WAJIB BACA :  OTT, KPK Tangkap Istri Sekaligus Gubernur Bengkulu!

Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada hari Selasa 15 Agustus 2017 ini telah mengatakan “Masa sekian tahun kita sudah terima ramai lagi. Ini saya curiga gara-gara DPR mau dipersoalkan lagi karena ada angket. Ini saya tau cara kita saling menyerang. Nggak ada yang dipersoalkan. Tiap hari orang membangun”.

Gedung Baru DPR
Copyright©detik

Fahri Hamzah menilai bahwa pembangunan gedung baru DPR ini telah mengikuti saran yang telah diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Rencana mengenai pembangunan gedung DPR yang baru ini telah melalui kajian kementerian yang terkait.

Fahri Hamzah mengatakan “Sesuai saran PU saja. Kita baca UU soal keamanan, standar, itu diserahkan ke kementeriam teknis, kita nggak ikut-ikut, semua pemerintah. Kita minta uang ke eksekutif. Semua dilakukan pemerintah”.

WAJIB BACA :  Babe, Kode Baru yang Diungkap oleh KPK dalam Kasus Suap Meikarta !

baca juga : Fahri Hamzah Tanggapi Kicauan Tsamara Amany!

Lebih lanjut lagi Fahri juga telah mengatakan bahwa pembangunan gedung baru ini juga untuk menata kawasan parlemen. Perbaikan bangunan memanglah perlu untuk dilalakukan.  Fahri Hamzah menuturkan “Secara umum persetujuan untuk membangun kompleks ini, kawasan ini, karena ada persoalan pertumbuhan perkembangan waktu, ada perbaikan pembangunan”.

Seperti  yang telah diketahui bahwa rencana pembangunan gedung DPR ini telah mengalami banyak penolakan. Beberapa organisasi dan juga LSM ramai-ramai menyuarakan penolakan terhadap rencana tersebut.

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus pada hari Selasa 15 Agustus 2017 mengatakan “Kehadiran gedung baru boleh jadi memang diperlukan oleh DPR dalam rangka menunjang kegiatan-kegiatan mereka. Akan tetapi keperluan itu nampak belum sangat mendesak untuk dilakukan sekarang”.

baca juga : 

Fahri Hamzah Yakin Perppu Ormas Akan Dibatalkan!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here