Kominfo Bersih-Bersih Konten Negatif Di Internet Jelang Pilpres 2019!

0
901
Menkominfo
Copyrigth©profilbos

Kominfo Bersih-Bersih Konten Negatif Di Internet Jelang Pilpres 2019!

Indowarta.com – Kementerian Kominikasi dan Informatika (Kominfo) berusaha terus untuk menindas adanya konten negatif untuk memberikan pemanfaatan adanya internet sehat. Beberapa konten yang dimaksudkan adalah seperti propaganda SARA atau ujaran kebencian, hingga yang berbau pada radikalisme dan terorisme.

BACA JUGA : Menkominfo Akhirnya Resmi Membuka Blokir Telegram!

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengungkapkan, pembersihan kepada konten-konten negatif akan digencarkannya. Hal ini dilakukan sebelum adanya Pilpres 2019 dan Pilkada 2018 mendatang.

“Tahun depan memasuki Pilkada, lalu tahun depannya lagi Pilpres. Kita harus siap-siap agar media sosial tidak dimanfaatkan untuk menyebar hal-hal negatif dalam kontestasi politik,” ujar Rudiantara, di Lapangan Anantakupa Kominfo, Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

WAJIB BACA :  Kandidat Cawapres bagi Prabowo Mengerucut Jadi Lima Orang, Siapa Saja ?

Salah satu peran yang akan dilakukan oleh Kominfo adalah melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik kepada beberapa penyedia platform internet, dengan tujuan untuk bersama-sama dalam memperhatikan adanya penyebaran sejumlah konten negatif.

“Setelah bertemu dengan para platform, sekarang kecepatan respons mereka atas laporan kami soal konten negatif sudah (naik) 50 persen,” ujar Dirjen Aptika, Semual Abrijani Pangerapan, pada kesempatan yang sama.

Kominfo
Copyright©ccn Indonesia

Tidak hanya itu, Kominfo juga akan memudahkan masyarakat yang ingin mengadu atas adanya konten negatif di internet. Pihaknya sudah menyediakan tiga jalur untuk melaporkan adanya konten hoax, penyebaran kebencian, dan berbuatan SARA dan lainnya. Yaitu pada laman resmi kominfo (www.kominfo.go.id), laman aduankonten.id, melalui pesan WhatsApp dengan nomor 08119224545.

WAJIB BACA :  Fadli Zon Curigai Empat Stafsus Tambahan Buat Presiden Jokowi

BACA JUGA : Menkominfo Hanya Inginkan 4 Operator Seluler di Indonesia!

Setiap adanya aduan yang telah dilakukan melalui situs milik kominfo, maka masyarakat akan mendapatkan notifikasi jika aduannya tersebut sudah masuk dalam tahap verifikasi dan sudah dituntaskan.

Adanya transparansi ini dilakukan oleh pihak Kominfo dengan tujuan agar masyarakat mengetahui kinerja untuk melakukan pemberantasan pada konten negatif. “Ini juga untuk memacu kami supaya lebih sigap menangani konten negatif,” kata dia.

Sebelumnya, pada saat mengadukan adanya konten negatif, masyarakat tidak dapat mengetahui sejauh mana aduannya tersebut telah diproses. Bahkan, kadang laporannya telah hilang dan tidak ada tidak lanjutnya. Sehingga sekarang ini Kominfo telah memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengadu.

BACA JUGA : Sebarkan Foto Sekaligus Konten Sara di FB, Pemilik Akun Sri Rahayu Ditangkap Polisi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here