Setya Novanto Kurang Sehat, Fadli Zon Pimpin Paripurna RAPBN 2018!

0
1256
Fadli zon
Copyright©Kompas

Setya Novanto Kurang Sehat, Fadli Zon Pimpin Paripurna RAPBN 2018!

Indowarta.com – Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali datang ke komplek parlemen, kedatangannya ini untuk berpidato dalam pembukaan masa sidang DPR. Akan tetapi, Ketua DPR Setya Novanto tampak tidak hadir, kenapa?

BACA JUGA : Jokowi Tampil Kenakan Baju Adat Makassar Di Sidang Tahunan MPR!

Sebelum sidang pada siang hari ini, Presiden Jokowi bersama JK sudah menghadiri sidang tahunan MPR. Setelah itu keduanya menghadiri sidang bersama DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Namun, dalam dua sidang yang sudah digelar ini tampak kehadiran dari Setya Novanto. Akan tetapi, dalam sidang DPR sendiri, Novanto nampak tidak bisa hadir. Sehingga dengan ini, sidang terkait RAPBN 2018 akan dipimpin oleh wakil Ketua DPR Fadli Zon.

WAJIB BACA :  Habib Bahar : Biarkan Saya Hancur Binasa asal Indonesia Tetap Utuh !

“Sebelum membuka sidang ini (RAPBN 2018), saya ingin menyampaikan Ketua DPR Setya Novanto berhalangan hadir karena kurang sehat,” ujar Fadli Zon saat membuka rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/17).

Dalam sidang ini, presiden akan menyampaikan terkait dengan RAPBN 2018 dan nota keuangan. Seharusnya, Ketua DPR harus membacakan pidato pembukaan masa sidang sesuai dengan agenda yang sudah dibuat.

setya-novanto
Copyrigth©Republika

Dalam RAPBN 2018, ada beberapa hal yang sudah mendapatkan kesepakatan antaran lain adalah tingkat bunga SPN 3 bulan 4,8-5,6 persen, petumbuhan ekonomi 5,2-5,6 persen, laju inflasi 2,5-4,5 persen, nilai tukar rupiah Rp13.300-Rp13.500 per USD, harga minyak mentah indonesia USD45-USD55 per barel, lifting gas bumi 1.194-1.235 ribu per barel, lifting minyak bumi 771-815 ribu barel per hari.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Dapat Ancaman Lewat Twitter, Fadli Zon Laporkan Pengusaha Ini Ke Bareskrim!

BACA JUGA : Jokowi Singgung Soal Korupsi yang Gerogoti APBN Negara Di Depan Setya Novanto!

Tidak hanya itu, pemerintah dan DPR juga menyepakati terkait angka pengangguran yang akan berkisar di angka 5,0 hingga 5,3 persen. Dan untuk angka kemiskinan yang rentang 9,5 hingga 10 persen, Indeks Pembangunan Manusia sebesar 71,50, indeks rasio sebesar 0,38.

Fahri Hamzah yang memimpi sidang terkait dengan RAPBN 2018 ini berharap, kalau pidato yang akan disampaikan oleh Presiden Jokowi akan memberikan optimesme yang dapat memberikan dampak kepada masyarakat ke arah yang lebih baik lagi. Karena menurutnya, hal ini merupakan sebuah tugas dari pemimpin negara.

“Enggak boleh ada pesimisme, enggak boleh ada ketakutan, enggak boleh ada kecemasan berlebihan. Presiden harus membangkitkan optimisme,” ucapnya.

BACA JUGA : KPK Dalami 6 Saksi Soal Keterlibatan Setya Novanto di Kasus E KTP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here