Istana Negara Tepis Isu Reshuffle Kabinet!

0
1377
staf-khusus-presiden-bidang-komunikasi-johan-budi-sapto-pribowo
Copyright ©kompas

Istana Negara Tepis Isu Reshuffle Kabinet!

Indowarta.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi sekarang ini dikabarkan sedang melakukan persiapan untuk perombakan (reshuffle) kabinet kerja. Akan tetapi, terkait dengan kabar ini langsung dibantah oleh Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi.

BACA JUGA : Candaaan Menpora Ke Najwa Shihab Soal Isu Reshuffle Kabinet!

Johan sendiri masih belum mendapatkan konfirmasi dari Jokowi terkait dengan isu reshuffle kabinet yang belakangan ini behembus. Karena melakukan langkah tersebut merupakan sebuah kewenangan dari Presiden.

“Sampai hari ini belum ada informasi atau terkonfirmasi presiden melakukan reshuffle kabinet. Melakukan reshuffle atau tidak tentu ini kewenangan dan hak prerogatif presiden,” kata dia di Hotel Holiday In Bandung, Selasa (22/8).

WAJIB BACA :  Moment Saat Presiden Jokowi Buka Puasa Seadanya di Perjalanan Bersama Paspampres!

Pihaknya memastikan kalau adanya kabar reshuffle kabinet ini tidak akan memperngaruhi pihak istana. Dalam kabar itu telah menyebutkan sejumlah nama yang akan mengisi kursi sejumlah menteri. Diantaranya adalah eks presenter Metro TV Najwa Shihab, Mantan Panglima TNI Moeldoko hingga Sekjen Golkar Idrus Marham.

Jokowi
Copyrigth©waspada

“Beberapa kali disampaikan bahwa Presiden untuk melakukan reshuffle itu tidak terpengaruh oleh rumor yang beredar. Beberapa waktu yang lalu kan banyak beredar di medsos atau media. Kan katanya si A menggantikan si B, sampai hari ini belum adakan? Jadi reshuffle itu kewenangan presiden,” kata dia.

BACA JUGA : Reshuffle Kabinet Muncul Karena Partai Di Kabinet Tak Lagi Solid!

Dia mengatakan, sebenarnya, reshuffle kabinet sendiri bukan merupakan sebuah hal yang meski dipermasalahkan. Dengan tujuan untuk menunjang kinerja dari pemerintah, pastinya Jokowi sudah memiliki kritria yang dapat untuk mengejar target tersebut.

WAJIB BACA :  Bawaslu Beri Tanggapan Terkait Surat Suara Tercoblos Capres 01 di Malaysia !

Oleh sebab itu, kata Johan, Jokowi terus melakukan beberapa evaluasi kepada kabinet kerjanya. Karena itu, untuk dapat mengukur kinerja dari menteri tidak biasa hanya dari beberapa data dan pencapaian yang sudah disampaikan oleh menteri yang bersangkutan.

“Presiden sering menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan secara terus menerus dalam kaitan dengan menjalankan fungsi kementerian di kabinet. Untuk mengukur kinerja menteri tentu tidak hanya mengandalkan data-data atau capaian prestasi yang disampaikan oleh menteri terkait, tapi presiden punya ukuran-ukuran lain secara informal,” sambungnya.

BACA JUGA : Meski Muncul Isu Reshuffle Kabinet, Kajian Pemindahan Ibu Kota Indonesia Tetap Berjalan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here