Keutamaan Puasa Dzulhijjah Bagi yang Menjalankannya!

    0
    4119
    ilustrasi puasa Dzulhijjah
    Copyright©Bintang

    Keutamaan Puasa Dzulhijjah Bagi yang Menjalankannya!

    Indowarta.com – Tepat pada hari ini, Rabu (23/8/2017) dalam penanggalan Islam adalah hari pertama dalam bulan Dzulhijjah. Ini merupakan salah satu bulan yang istimewa dalam penanggalan Islam. Pada bulan ini Umas Islam diperintahkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.

    Sementara orang yang tidak mampu dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah lainnya seperti sedekah, shalat, dan puasa Dzulhijjah. Pasalnya bagi mereka yang mau menjalankan ibadah puasa di bulan ini maka akan diganjar pahala yang berlipat ganda.

    Karenanya, kesempatan beribadah tak hanya diberikan kepada jemaah haji. Siapapun mendapatkan kesempatan beramal meski dalam bentuk yang berbeda-beda.

    Baca Juga Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah, Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Tanggal 30-31 Agustus, Sekaligus Keutamaan Pahala Di Dalamnya !

    Anjuran memperbanyak amal saleh itu termaktub dalam beberapa hadist. Mislanya hadist riwayat Ibnu ‘Abbas yang ada di dalam Sunan At-Tirmidzi, “Rasulullah SAW berkata: Tiada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” (HR At-Tirmidzi).

    WAJIB BACA :  Sambut Idul Adha, Begini Niat Puasa Sunah Dzulhijjah
    Puasa Dzulhijjah
    Copyright©Blogspot

    Hadist tersebut menunjukkan beramal apapun di sepuluh hari pertama Dzulhijjah sangat dianjurkan. Namun kebanyakan para ulama menggunakan hadist tersebut sebagai dalil anjuran puasa Dzulhijjah  tepatnya Sembilan hari di awal bulan ini.

    Hal ini terlihat dari pembuatan judul bab hadist tersebut. Ibnu Majah member judul bab hadist tersebut dengan “Shiyamul ‘asyr (puasa sepuluh hari)”. Dalam kajian hadist, pemberian judul bab sekaligus menunjukkan pemahaman seorang rawi terhadap hadist yang diriwayatkan.

    Itu artinya, secara tidak langsung Ibnu Majah selaku perawi menjadikan hadist tersebut sebagai dalil kesunahan puasa. Maka dari itu Ibnu Hajar dalam Fathul Bari mengatakan, “Hadist ini menjadi dalil keutamaan puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, karena puasa termasuk amal saleh”.

    WAJIB BACA :  Inilah Keistimewaan Puasa Dzulhijjah yang Perlu Diketahui

    Baca Juga Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Idul Adha Jatuh Pada Tanggal 1 September 2017!

    Kendati demikian puasa sepuluh hari dalam hadist, bukan berarti pada tanggal 10 Dzulhijjah juga dianjurkan puasa. Malah pada tanggal tersebut kita dilarang menjalankan puasa Dzulhijjah lantaran bertepatan dengan Idul Adha.

    Kemudian dalam hadist lain, saking penasarannya sahabat tentang keutamaan beramal sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, maka mereka bertanya kepada Rasul SAW, “Apakah jihad juga tidak sebanding dengan beramal pada sepuuh hari tersebut?” Rasul mendawab, “Tidak, kecuali ia mengorbankan harta dan jiwanya di jalan Allah (mati Syahid,” (HR Ibnu Majah).

    Dengan demikian, Rasul menyetarakan pahala beramal di sepuluh hari Dzulhijjah dan mati syahid. Karena konteks negara kita bukan perperangan, dalam kondisi aman dan damai, tentu memperbanyak amal di bulan Dzulhijjah terutama berpuasa lebih diprioritaskan.

    Baca Juga Amalan Amalan Utama yang Sebaiknya Dikerjakan di Bulan Dzulhijjah!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here