Eggi Sudjana Sebut Saracen Punya Kepentingan Politik Untuk Anti Islam!

0
1739
Saracen
Copyright ©gressnews

Eggi Sudjana Sebut Saracen Punya Kepentingan Politik Untuk Anti Islam!

Indowarta.com – Beberapa waktu terakhir ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan tertangapnya pelaku yang menjalakan grub penyebar SARA di media sosial yakni Saracen. Mengenai grub menyebar ujaran kebencian ini membuat Advokat Eggi Sudjana angkat bicara.

Dia mengatakn jika Saracen mempunyai agenda tersembunyi di balik kinerja yang dilakukan oleh para pelakunya. Menurut Eggy Sudjana selain ditungangi oleh kepentingan politik, grub penyebar ujaran kebencian ini ingin memecah bangsa dengan ujaran yang menjurus anti dengan agama Islam.

‘Saya tak percaya dengan motif ekonomi yakni hanya untuk mengeruk keentungan uang saja. Ini juga mengandung motif politik yang digunakan untuk memecah bangsa dan negara serta ini anti-islam’ ujarnya saat ditemui di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat pada Sabtu 26 Agustus 2017.

WAJIB BACA :  Kapolri Instruksikan Tangkap Pemesan dan Pemberi Dana Saracen!

Eggi menambahkan jika dia merasa keberatan jika dipanggil menjadi saksi terkait kasus ini. Nama pria ini sendiri diketahui dicatutkan dalam kasus Saracen sebagai dewan pembina. Namun Eggi sendiri menolaknya dan meminta supaya pihak kepolisian memeriksa pihak lain.

Saracen
Copyright ©wartamaut

‘Saya tak mau dan saya minta DPN pendukung Jokowi juga terlibat. Si Sunni Ahok dianggap membiayai kenapa tak diperiksa. Jika saya diperiksa ini akan saya jadikan target’ ujar Eggi.

Eggi sendiri mengaku tak tahu menahu mengenai grub penyebar ujaran kebencian di media sosial tersebut. Menurutnya polisi tak seharusnya memanggil dirinya menjid saksi dan polisi harus menyelidiki kebenaran nama-nama pengurus grub tersebut.

‘Saya sendiri tak tahu menahu mengenai ini (Saracen). Seharusnya supaya bisa lebih terang, aparat hukum menyelidiki kebenaran nama-nama yang disebutkan’ tutupnya.

WAJIB BACA :  Ada Unsur kebetulan Saat Ungkap Sindikat Saracen?

Pihak kepokisian sendiri telah berhasil membekuk ketiga tersangka dalam kasus ini. Ketiganya yakni Jasruadi alias JAS sebagai ketua saracen, MFT sebagai koordinator media dan informasi seta Sri Rahayu Ningsih alias SRN sebagai koordinator wilayah.

Sementara itu diketahui jika Saracen merupakan salah satu grub yang menyebarkan ujaran kebencian. Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan guna menangkap tersangka lain yang diduga menjadi admin jaringan ini. Untuk para pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan nantinya akan dikenakan hukuman dengan pasal informasi Trasaksi dan Elektronik (ITE).

Baca juga : Awal Mula Terbentuknya Sindikat Saracen!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here