Pembakaran Desa Desa Warga Rohingnya Kembali Terjadi!

0
961
Rohingya
Copyright©tribun islam

Pembakaran Desa Desa Warga Rohingnya Kembali Terjadi!

Indowarta.com – Kali ini pembakaran rumah di desa-desa warga Rohingya kembali terjadi. Sejumlah aktivis hak asasi manusia yang medengar kejadian ini dan mereka mengambil tindakan dengan melaporkan ke pihak berwajib.

Pembakaran desa-desa yang menjadi tempat tingggal warga Rohingya kembali terjadi di Rakhine, Myanmar pada Selasa, 29 Agustus 2017. Pasukan militer negara lah yang dituding menjadi dalang dibalik peristiwa pembakaran rumah warga ini.

Terlihat banyak bagunan dan area lingkungan warga yang kebanyakan terbuat dari kayu hangus terbakar. Terutama terlihat di daerah Maungdaw, utara Rakhine yang terlihat terbakar dan foto kebakaran ini pun ditunjukan di media sosial.

WAJIB BACA :  Sekitar 20 Orang Meninggal Dunia Karena Difteri di Kamp Rohingya!

Terkait kejadian ini diyakini pasukan militer lah yang menjadi pelakunya, mereka dengan sengaja melakukan tindakan keras sebagai upaya menolak kelompok militan. Kelompok militan itu sendiri berasal dari etnis Rohingya dan mereka tinggal di sejumlah desa di negara Myanmar.

Rohingya
Copyright©tribunnews

Dari laporan yang diperoleh pasukan militer Myanmar dan polisi membakar sejumah desa yang diduga menjadi tempat tinggal kelompok militan. Mereka terlihat membakar setidanya 1.000 rumah warga Rohingya di Rakhine.

Tindakan keras ini dilakukan mulai Sabtu, 26 Agustus 2017 lalu dan terus berlanjut hingga Senin, 28 Agustus 2017. Mengenai bukti tindakan keras ini pun telah dikantongi oleh kelompok activis Human Right Watch.

Dikatakan jika bukti berupa gambar yang diambil melalui satelit sudah didapatkan. Terlihat dari gambar yang didapat menujukan pembakaran secara luas terjadi di wilayah utara Rakhine. Terlihat sekitar 10 area penuh dengan kobaran api dan menghanguskan ratusan rumah warga.

WAJIB BACA :  Al Qaeda Angkat Senjata Menuju Myanmar!

Pemerintah Myanmar sendiri juga angkat bicara, dikatakan jika pembakaran desa-desa ini kebanyakan karena ditempati oleh warga Rohingya. Namun pihak pemerintah justru menampik jika perisiwa itu dilakukan oleh tentara Myanmar dan polisi yang berjaga di perbatasan wilayah Rakhine.

Dikatakan oleh pemerintah jika hal tersebut sebenarnya dilakukan oleh kelompok teroris ekstrem sebagai propaganda. ‘Teroris ekstrem yang melakukannya. Selain membakar desa-desa, mereka juga menyerang polisi yang berjaga di area perbatasan sejak pagi tadi’ Pernyataan pemerintah Myanmar pada Selasa, 29 Agustus 2017.

Sampai saat ini penyebab kebakaran tempat tinggal etnis Rohingya masih sulit dipastikan. Hal tersebut karena klaim pelaku dari pihak pemrintah dan kelompok aktivis pun juga berbeda.

WAJIB BACA :  Kejinya Myanmar Sengaja Pasang Ranjau Untuk Pengungsi Rohingya!

Seperti diketahui jika saat ini pemerintah Myanmar menutup tim pengawas PBB supaya tidak memsuki area konflik Rakhine. Sedangkan kekersan terhadap Rohingya sendiri bukan kali pertama terjadi dan sudah terdengar sejak tahun 2012 lalu.

baca juga : Heboh Adanya Garam Dapur Dicampur Pecahan Kaca, Ini Penjelasan BPOM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here