Jokowi Diminta Reshuffle Kabinet di Kementrian yang Korup!

0
1447
Jokowi
Copyright ©politik

Jokowi Diminta Reshuffle Kabinet di Kementrian yang Korup!

Indowarta.com– Menteri Perhubungan (Menhub) yakni Budi Karya ini dinilai layak untuk diganti dalam momen reshuffle ataupun perombakan kabinet. Hal demikian jika faktor korupsi menjadi pertimbangan Presiden Jokowi di dalam reshuffle kabinet.

Seperti yang telah diketahui bahwa salah satu bawahan Budi Karya , Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (Hubla) yakni Antonius Tonny Budiono ini telah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK pada beberapa hari yang lalu terkait dengan kasus dugaan suap.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Syaroni ini telah mengatakan bahwa reshuffle selama ini dilakukan dengan lebih mempertimbangkan faktor kinerja, target dan juga politis. Syaron pada  hari Rabu 30 Agustus 2017 ini telah mengatakan “Jika korupsi yang dijadikan faktor pertimbangan maka ada menteri yang lebih layak di-reshuffle, misalnya Menkumham (Yasonna Laoly), yang disebut-sebut menerima aliran dana e-KTP”.

WAJIB BACA :  Pilpres 2019 Jokowi Pamer Cawapres, Bakal Pilih Siapa ?
Jokowi
Copyright©sindonews

Lalu Syaron menambahkan “Bila faktor jajaran kementerian yang terkena OTT KPK, yang dijadikan pertimbangan, maka Mendes PDTT (Eko Putro Sandjojo), Jaksa Agung (M Prasetyo) dan Menhub (Budi Karya) akan berada dalam daftar yang akan di-reshuffle”.

Dirjen Hubungan Laut yakni Antonius Tonny telah diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhi guna Keruktama (AGK) yakni Adiputra Kurniawan terkait dengan proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang.

Antonius Tonny Budiono merupakan tersangka penerima gratifikasi sehubungan dengan perizinan dan juga proyek di linkungan Ditjen Hubungan Laut Kemenhub tahun anggaran 2016 – 2017. Salah satu proyeknya adalah Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah. Uang diduga diterima Tonny salah satunya dari tersangka pemberi suap Komisaris PT Adhiguna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan.

WAJIB BACA :  Didukung Penuh Oleh Partai, Kenapa Elektabilitas Jokowi Lambat Naik!

Pada hari Selasa 29 Agustus 2017 ini penyidik KPK telah memeriska Antonius Tonny Budiono sebagai saksi untuk tersangka Adiputra Kurniawan. Sementara itu Adiputra diperiksa sebagai saksi untukk tersangka Tonny. Pada saat itu Tonny telah menjalani pemeriksaan selama 7 jam lamanya. Hingga saat ini kasus masih terus dikembangkan.

baca juga :

Fakta Soal Walikota Tegal yang Kena OTT KPK!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here