KPK Amankan Uang Senilai Rp 200 Juta di Rumah Amir Mirza Hutagalung!

0
942
Amir Mirza Hutagalung
Copyright ©foto

KPK Amankan Uang Senilai Rp 200 Juta di Rumah Amir Mirza Hutagalung!

Indowarta.com – Kali ini Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) kembali disibukan dengan kasus korupsi. Kini KPK menyita uang sebesar Rp 200 juta dari rumah pengusaha bernama Amir Mirza Hutagalung yang berada di Tegal pada Selasa, 29 Agustus 2017.

Kediaman Amir Mirza Hutagalung ini tepatnya berada di Perum Citra Bahari, Tegal, Jawa Barat. Rumah tersebut dijadikan tumah pemenang bagi Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno dan Amir. Cukup diketahui jika Amir dan Siti berpasangan dalam Pemilihan Wali Kota Tegal pada tahun 2018 nanti.

Mengenai penyitaan uang dari tangan Amir ini juga dijelaskan oleh Ketua KPK, Agus Raharjo. ‘Di lokasi (Rumah Amir) tim penyidik menemukan uang sebesar Rp 200 juta. Uang itu dimasukan dalam sebuah tas berwarna hijau dan disimpan didalam rumah’ ujarnya saat ditemui di gedung KPK, Jakarta pada Rabu, 30 Agustus 2017.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Harapan KPK Atas Ditangkapnya Pelaku Penyerangan Novel Baswedan!

Agus menambahkan jika uang tersebut ada kaitannya dengan uang Rp 300 juta yang diambil pria berinisial M yang merupkan sopir dari Amir. Uang itu diambil oleh M dari pelaku berinisial U yang menjabat sebgai Kepala bagian Ruangan RSUD Kardina, Kota Tegal.

Amir Mirza Hutagalung
Copyright ©Antara

Amir Mirza Hutagalung sendiri telah diamankan oleh pihak penyidik KPK terkait dengan kasus korupsi yang dilakukannya ini. Turut diamankan pula pasangannya yakni Siti Mashita Soeparno yang dianggap oleh KPK juga terlibat dalam kasus ini.

Selain Amir dan Siti polisi juga mengamankan tersangka lain yakni M dan U serta telah menetapkan keduanya menjadi tersangka. Sedangkan sisa uang Rp 100 juta itu ditransfer ke dua rekening milik Amir yakni masing-masing Rp 50 juta.

WAJIB BACA :  Mendagri Kaget Bukan Main Saat Walikota Tegal 'Siti Mashita' Diciduk KPK!
Wali Kota Tegal Siti Masitha
Copyright ©indonesiaoversight

Agus mengatakan pemberian uang tersebut terkait denga pengelolaan dana jasa pelayanan kesehatan di RSUD Kardinah Kota Tegal. Menurutnya jika uang fee dari sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal TA 2017 mencapai Rp 5,1 miliar.

Dengan ini KPK menetapkan Amir Mirza Hutagalung sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini. Selain itu tersagka juga ditetapkan kepada Siti dan Wakil Direktur RSUD Kardinah Cahyo Supriadi. Dalam kasus ini sendiri Amir dan Siti merupakan pihak penerima uang dan Cahyo sebagai pihak pemberi uang.

baca juga : Pria Tanpa Busana di Istana Negara Berhalusinasi Setelah Nyabu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here