Saat Jokowi Blangkonan, Bingkisan Senilai Rp 70 Juta ke KPK!

0
872
Jokowi
Copyright ©politik

Saat Jokowi Blangkonan, Bingkisan Senilai Rp 70 Juta ke KPK!

Indowarta.com– Presiden Joko Widodo telah menyerahkan dua ekor kuda ke KPK. Kuda yang telah diperoleh Jokowi dari NTT itu pun tidaksir memiliki nilai sebesar Rp 70 juta. Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan pada hari Rabu 30 Agustus 2017 ini telah mengatakan “Terakhir, Bapak Presiden Jokowi melaporkan dua ekor kuda dari Nusa Tenggara, nilainya sekitar Rp 70 juta”.

Menurut Giri, Jokowi telah memperoleh kuda tersebut dari masyarakat NTT.hanya saja Jokowi sendiri masih merasa tidak enak untuk mengembalikannya secara langsung kepada yang bersangkutan. Giri mengatakan “Diberi oleh masyarakat sana. Presiden Jokowi ingin mengembalikan, tapi nggak enak, jadi dilaporkan (ke KPK),”.

WAJIB BACA :  Cerita Presiden Jokowi yang 3 Kali Nonton Film G30SPKI!

KPK akan menaksir lebih dahulu sola berapa nilai baran gyang diberikan dan juga akan menganilisis kepentingannya. Setelah itu, baru akan diputuskan apakah baran gitu diserahkan ke negara di dalaml bentuk apa dan akan disimpan dimana.

Jokowi
Copyright©winnet

Giri mengatakan “Nanti biasanya akan ada surat dari kami apakah harus ditaruh di museum, ditaruh di istana, atau dilelang. Ada beberapa skema yang akan kami usulkan nanti”. Meskipun sudah dilaporkan, namun kuda tersebut masih belum diserahkan ke KPK.

Giri menjelaskan bahwa uda yang dilaporkan itu merupakan kuda jantan dengan jenis Sandalwood. Diketahui bahwa kuda itu berusia tujuh tahun. Giri mengatakan “Diantar oleh Satpol PP Kabupaten Sumba Barat Daya dan seorang dokter hewan”.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Hak Angket DPR Bertujuan Untuk Ganggu Konsentrasi KPK?

Giri menyebutkan bahwa kuda tersebut telah diterima oleh Presiden Jokowi pada tanggal 25 Juli 2017 dan telah dilaporkan ke KPK pada 22 Agustus 2017 KPK pada saat ini masih menganalisa dan mengklarifikasi pelaporan kuda tersebut. Giri mengatakan “Menurut UU harus selesai sampai dengan SK penetapan dalam 30 hari kerja sejak dilaporkan. Dihitung saja hari kerjanya”.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin telah mengatakan bahwa terdapat 2 kuda Jokowi pada saat ini berada di Istana Bogor. Sebagai penyelenggara negara, Jokowi memanglah harus melaporkan kuda hasil pemberian tersebut.

baca juga : 

Fadli Zon Kritisi Jokowi yang Kumpulkan ‘Buzzer’ di Istana!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here