Cara Baru Membasmi Kanker Tanpa Tersisa dan Patut diuji!

0
2434
Ilustrasi Kanker
Copyright ©tergemes

Cara Baru Membasmi Kanker Tanpa Tersisa dan Patut Diuji!

Indowarta.com Kanker sudah dinobatkan menjadi penyakit yang sangat mematikan. Penyakit ini diakibatkan dari jaringan yang tidak normal dalam tubuh penyebab terjadinya kematian dan tidak dapat menular.

BACA JUGA : Alasan Kenapa Pasen Kanker Butuh Asupan Lemak Lumayan Banyak!

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2013 mengungkapkan, dari jumlah 1.000 penduduk, ada sekitar 1,4 orang atau kurang lebih 347.000 orang menyidam kanker.

Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk menciptakan pengobatan yang paling ampuh dalam membasmi kanker. Sekarang ini, sudah ada cara untuk dapat menghentikan sel kanker yang telah ditemukan oleh para ilmuan dari Universitas Glasgow.

WAJIB BACA :  4 Makanan Ini Ternyata Bisa Bantu Bunuh Sel Kanker Lho!

Optosis merupakan pendekantan konvensional untuk penyembuhan penyakit mematikan ini. Dengan adanya bantuan protein caspases, sel kanker sudah diprogram untuk melakukan bunuh diri. Oleh karena itulah, pendekatan ini yang dapat dilakukan dalam kemoterapi.

Namun disisi lain, masih ada kelemahan dari pendekatan itu, yaitu kadang sel kanker masih ada yang tersisa sehingga membuat tumor akan kembali mucul dari merusak sejumlah sel sehat lainnya dalam tubuh.

Penyebab kanker
Copyright ©sindonews

Sekarang Peneliti dari Universiotas Glasgow masih terus melakukan modifikasi serta pengembangan Caspase-Independent Cell Death (CICD). Dengan menggunakan pendekatan ini, CICD akan memberikan sinyal kepada sistem kekebalan tubuh untuk dapat menekankan adanya sel kanker yang masih tersisa.

BACA JUGA : Perusahaan Ini Malah Kena Protes Saat Temukan Obat Kanker!

“Mekanisme ini berpotensi untuk meningkatkan efektivitas terapi anti kanker secara dramatis dan mengurangi toksisitas yang tidak diinginkan,” ungkap salah satu peneliti, Stephen Tait, dikutip Science Alert, Senin (2/9/2017).

WAJIB BACA :  Cerita Sedih Gadis 17 Tahun yang terserang Kanker Ovarium!

“Kami mengusulkan CICD sebagai terapi anti-kankeruntuk diteliti lebih lanjut,” sambungnya.

Sekarang ini, dengan CICD masih terbukti dapat membunuh sel kanker kolorektal yang tumbuh dilaboratorium. Namun pedekatan tersebut masih belum diterapkan kepada manusia yang terkena kanker. Para peneliti juga masih perlu melakukan penyesuaian agar CICD ini dapat digunakan untuk pengobatan kanker lainnya.

“Penelitian baru ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan cara yang lebih baik untuk membunuh sel kanker yang sekaligus juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh,” ucap Justine Alford dari Cancer Research UK, orang yang tidak terlibat langsung dalam penelitian.

BACA JUGA : Warna Tahi Lalat Berubah, Bisa Jadi Pertanda Kanker Kulit?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here