Wiranto Larang FPI Ke Myanmar Membantu Rohingya!

0
1335
Copyrigth©Viva

Wiranto Larang FPI Ke Myanmar Membantu Rohingya!

Indowarta.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanana Wiranto melarang ormas Front Pembela Islam (FPI) untuk mengirimkan anggota mereka ke Myanmar terkait konflik etnis Rohingya yang terjadi di negara tersebut.

“Nanti saya akan bicara dengan mereka (FPI),” ujar Wiranto.

FPI sebelumnya memang sempat menyuarakan akan mengirmkan 1.500 anggotanya ke Myanmar. Hal ini disampikn oleh ormas tersebut di Sumatera Selatan sebagai respons mencuatnya konflik etnis minoritas muslim Rohingya.

Namun hal itu tak lebih sebagai respons spontan dari ormas yang dipimpin oleh Habib Rizieq Shihab tersebut. Wiranto hanya memastikan bahwa dalam koridor hubungan antar negara, Indonesia tidak berhak turut campur dalam urusan internal Myanmar.

WAJIB BACA :  Pengacara : Abu Bakar Ba’asyir Lebih Pilih Dipenjara Dan Tolak Bebas Bersyarat !
copyright©BBC

Terkait respons keprihatinan itu, sejauh ini Indonesia telah menununjukkan banyak berperan membantu menyelesaikan konflik di Myanmar sesuai asas politk luar negeri bebas-aktif yang dianut Indonesia.

Karena itulah, masyarakat diharapkkan tidak melakukan tindakan mandiri yang tidak sesuai dengan aturan hubungan antarnegara yang berlaku secara iternasional.

“Indonesia itu kan punya aturan. Indonesia itu negara hukum ya. Indonesia itu punya pemerintahan. Maka tidak bisa ya satu kelompok masyarakat (bertindak) liar, seenaknya sendiri ke sana ke mari tanpa ada satu aturan yang harus dipatuhi di negeri ini ya,” ungkapnya.

Disisi lain, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang ksi simpati untuk etnis minoritas muslim Rohingya yang akan digelar sejumlh ormas di kawasan Candi Borobudur. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat Candi Borobudur adalah kawasan vital, yang telah menjadi warisan dunia di Indonesia dan perlu dijaga agar tidak rusak.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Wiranto Mundur, Oesman Sapta Siap Jabat Ketum Partai Hanura Yang Baru

Tito mengatakan apa yang terjadi di Rohingya bukan perosalan antara umat Islam dengan umah Buddha disana, dan juga umt Buddha di Indonesia. Dia mengatakan komunitas Buddha di Indonesia juga sudah menyampaikanpernyataan keras terhadap pemerintah Myanmar.

Sebelumnya, sejumlah organisasi berencana menggelar demonstrasi yang disebut Aksi Bela Muslim Rohingya dalam bentuk Gerakan Sejuta Umat Muslim Mengepung Candi Borobudur pada 8 September 2017.

Aksi itu digelar guna mendorong penyelesaian konflik Rohingya di Myanmar. Kabarnya sekitar 97 orgnisasi yang kan tergabung dalam aksi tersebut.

Baca Juga Aksi Simpatik Ribuan Warga Surabaya Untuk Umat Muslim Rohingya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here