Saracen Berhasil Dibekuk, Polri Sebut Ujaran Kebencian Berkurang Sampai 50 Persen!

0
1431
Saracen
Copyright©kabar

Saracen Berhasil Dibekuk, Polri Sebut Ujaran Kebencian Berkurang Sampai 50 Persen!

Indowarta.com – Polisi Republik Indonesia behasil melakukan penangkapan kepada kelompok Saracen yang diketahui melakukan ujaran kebencian di media sosial. Beberapa orang yang berhasil diamankan polisi sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini.

BACA JUGA : Kapolri Instruksikan Tangkap Pemesan dan Pemberi Dana Saracen!

Sejak penangkapan, pihak kepolisian mengklaim jika penyebaran konten-konten negatif di media sosial sudah berkurang secara signifikan. Hal itu karena Saracen memiliki pengaruh besar dalam hal penyebaran konten negatif kepada kelompok lain.

“Sejak penangkapan, konten negatif di dunia maya berkurang lebih dari 50 persen,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul saat berada di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Selasa (5/9/17).

WAJIB BACA :  Siapakah Sosok Asma Dewi Sebenarnya?

Sampai sekarang ini, polisi sudah melakukan penangkapan kepada empat orang yang terlibat dalam kasus Saracen. Mereka diantaranya Sri Rahayu Ningsih, Muhammad Faizal Tannong. Serta yang terakhir, polisi berhasil mengamankan Muhammad Abdullah Harsono, merupakan warga Pekanbaru yang diduga merupakan golongan dari kelompok Saracen, pada 30 Agustus 2017 lalu.

Saracen
Copyright©merdeka

Sampai sekarang ini, polisi juga masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui beberapa orang lainnya yang terlibat. Ada dua orang yang sekarang ini masih didalami soal keterlibatan mereka dalam kasus ini, yaitu Ropi Yatsman dan Rizal Kobar.

BACA JUGA : Jonru Ginting Bersumpah Kena Adzab Pedih Saat Dituding Terlibat Sindikat Saracen!

Martinus mengatakan, kalau adanya pengurangan penyebaran konten negatif pada media sosial ini, telah didapatkan dari petugas siber di Direktorat Tindak Pidana Siber, Badan Reserse Kriminal Polri.

WAJIB BACA :  Mahalnya Tarif Pesan Isu Sara Sekaligus Hoax Ke Kelompok Saracen, Mulai Dari Rp 75 - Rp 100 Juta!

“Kami selalu pantau ujaran kebencian, berita-berita hoax yang tersebar luas,” ucapnya.

“Jadi bisa dikatakan bahwa konten-konten negatif yang banyak ditemukan di dunia maya selama ini, banyak diproduksi oleh kelompok Saracen,” sambung Martinus.

Adanya pengurangan ujaran kebencian di media sosial ini, kata dia, juga bisa jadi karena kelompok lain berhenti untuk melakukan ujaran kebencian, setelah mereka mengetahui kalau kelompok Saracen berhasil ditangkap polisi.

Penyidik, ujarnya, masih akan terus mendalami sejumlah orang yang telah terlibat dalam kelompok Saracen ini. “Didalami semua, mulai dari pihak yang membiayai, orang-orang yang diduga terlibat dalam struktur Saracen, dan transaksi dana yang terjadi dalam aktivitas Saracen,” pungkasnya.

BACA JUGA : 3 Jenis Kelompok dalam Jaringan Saracen!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here