Berita Terkini: BPOM Temukan 11 Juta Butir Obat Ilegal Senilai Rp 43 Miliar!

0
1137
BPOM
Copyright©rakyatku

Berita Terkini: BPOM Temukan 11 Juta Butir Obat Ilegal Senilai Rp 43 Miliar!

Indowarta.com– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan penggeledahan di sebuah gudang yang berisikan 11 juta obat ilegal di Jalan Teluk Tiram Darat, Banjarmasin. Obat tersebut juga termasuk obat daftar G atau obat keras yang seringkali telah disalahgunakan.

BACA JUGA : Berita Terkini: Kenapa Semua Perokok Tak Terkena Kanker Paru ?

Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, dalam keterangannya pada hari Kamis 7 September 2017 ini telah mengatakan “Badan POM menemukan obat-obat yang sering disalahgunakan yaitu Carnophen, Trihexyphenidyl (THP), Tramadol, dan Seledryl sebanyak 436 koli atau sekitar 11.717.560 butir dengan nilai keekonomian mencapai 43,6 miliar rupiah”.

WAJIB BACA :  Cara Membedakan Samyang Halal dan Haram!

Penggerebekan ini telah dilakukan pada hari Selasa 5 September 2017 kurang lebih pada pukul 20.30 WITA. Temuan ini pun sudah diamankan oleh petugas Balai Besar POM (BBPOM) di Banjarmasin. Setelah itu hal ini akan diproses secara pro justitia oleh BBPOM di Banjarmasin.

BPOM
Copyright©detik

Penny mengatakan “Temuan produk obat ilegal tersebut merupakan hasil Operasi Gabungan Nasional Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal yang dilakukan oleh petugas Balai Besar POM (BBPOM) di Banjarmasin bekerja sama dengan Tim Khusus ‘Bekantan’ Polresta Banjarmasin”.

BACA JUGA : Lebih Dari 90 Persen Orang Mengabaikan Gejala Kanker Ini!

Menurutu Penny, obat itu bisa memberikan efek seperti nark*ba karena itu banyak masyarakat yang telah menyalahgunakan obat tersebut. Penny mengatakan “Jenis obat yang ditemukan seringkali disalahgunakan untuk tujuan mendapatkan efek serupa narkotika, terutama oleh anak muda”.

WAJIB BACA :  Cerita Samyang Mengandung 'Babi' Menurut Penuturan Alfamart!

Penemuan obat ilegal di Banjarmasin ini pun bukanlah merupakan yang pertama kali pada tahun ini. Pada bulan Juli 2017 yang lalu sebanyak 200 ribu butir obat ilegal Carnophen ini telah berhasil ditemukan oleh BBPOM Banjarmasin. Penny menuturkan “Padahal Carnophen telah ditarik dari peredaran sejak tahun 2009 karena banyaknya kasus penyalahgunaan obat tersebut”.

Pada saat ini BPOM ini tengah menggalang kan aksi nasional Pemberantasan Penyalahgunaan Obat. Diharapkan melalui hal ini nantinya akan ada komitmen dan juga ketertiban lintas sektor terkait dengan memberantas masalah penyalahgunaan obat hingga ke akarnya.

Penny mengatakan “Masalah peredaran dan penyalahgunaan obat ini merupakan isu yang serius karena dampaknya bisa sampai merusak generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kita harus bergerak bersama dan berkomitmen untuk mengatasinya”.

baca juga : 

Pemeriksaan Diri yang Tepat untuk Mendeteksi HIV!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here