Isu Etnis Rohingya Digunakan untuk Serang Pemerintah Jokowi, Begini Reaksi Politikus PDIP!

0
1882
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira
Copyright ©mediaindonesia

Isu Etnis Rohingya Digunakan untuk Serang Pemerintah Jokowi, Begini Reaksi Politikus PDIP!

Indowarta.com – Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, meminta kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera mengantisipasi adanya isu kekerasan kepada etnis Rohingya yang akan digunakan untuk dapat menyerang pemerintahan Joko Widodo.

BACA JUGA : Siapa itu Etnis Rohingnya dan Fakta Mengejutkan yang Musti Kamu Ketahui!

Pihaknya mengatakan, kalau Polri harus secepatnya mencegah sejumlah pihak atau kelompok yang memanfaatkan adanya isu Rohingya ini, karena mereka dapat memperkeruh situasi dalam publik kedepannya.

“Kapolri bicara seperti itu karena tentu pihak kepolisian punya data. Karena itu, polri melakukan antisipasi dini sehingga para ‘pemanfaat’ isu Rohingya untuk tujuan membuat keruh situasi dalam negeri dapat dicegah,” ucap Andreas saat dikonfirmasi, Kamis (7/9/17).

WAJIB BACA :  Dibuat Kecewa, Petinggi PDIP Kenang Momen Mesra Bersama Emil Dardak!

Pihaknya mengatakan, kritik sebagai betuk tanggung jawab negara tetangga bukan merupakan larangan. Akan tetapi, sejumlah tindakan-tindakan yang mengarah kepada upaya untuk mengimpor kejadian kepada Rohingya ke dalam negeri secepatnya harus dilakukan pencegahan dan ditindak secara tegas.

Berita Terkini: Myanmar Janji Akan Usut Tuntas Video Kekerasan Polisi Aniaya Warga Rohingya !
Copyright©AFP

Tidak hanya terkait dengan hal tersebut, Andreas mengatakan kalau sekarang ini pemerintah sudah menjalankan sejumlah langkah kongret untuk dapat membantu menyelesaikan masalah yang terjadi di negara bagian Rakhine tersebut.

BACA JUGA : Ini Dia Sosok Jenderal Myanmar yang Paling Bertanggung Jawab Atas Pembantaian Etnis Rohingya!

Salah satu langkah yang sudah dilakukan adalah upaya deplomasi yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama petinggi Myanmar. Pemerintah juga memberikan penawaran konsep untuk jangka pendek dan jangka panjang terkait dengan masalah Rohingya ini.

WAJIB BACA :  Jawaban Jokowi Soal Kritikan Fahri Hamzah Tentang Pernikahan Kahiyang Ayu!

Tidak heran jika pemerintah sudah melobi ke sejumlah negara ASEAN untuk bersatu membantu mencari solusi adanya kekerasan kepada warga Rohingya. Dia menilai, kalau upaya yang dilakukan pemerintah ini perlu didukung.

“Pemerintah sudah melakukan langkah-langkah diplomasi yang tepat dengan mengirim Menlu berbicara langsung dengan para pemimpin Myanmar, menawarkan konsep penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang yang dikenal dengan konsep 4+1,” ujar Ketua DPP PDIP.

Selain itu, lobi juga dilakukan kepada beberapa dubes ASEAN dan dubes dari negara lainnya untuk bergabung membantu menyelesaikan masalah di negara bagian Rakhine tersebut. “(Untuk) menginisiasi dan memfasilitasi pembentukan Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM),” tutur Andreas.

BACA JUGA : Aung San Suu Kyi Kritisi Menyebarkan Foto Hoax Tragedi Rohingya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here