Perbedaan Obat PCC, Somadril dan Tramadol dengan Flakka!

0
2421
Tramadol
Copyright ©kumparan

Perbedaan Obat PCC, Somadril dan Tramadol dengan Flakka!

Indowarta.com – Remaja merupakan salah satu tempatnya mencari jati diri yakni dengan mencoba sesuatu hal yang baru. Tak jarang mereka pun mecoba sejumlah obat-obatan terlarang atau sering disebut pil koplo misalnya saja tablet PCC, Somadril dan Tramadol.

Beberapa hari ini warga Kendari, Sulawesi Utara dihebohkan dengan pemakaian ketiga obat ini. Ketiga obat in diduga dipakai bersamaan oleh anak-anak remaja Kendari. Efek yang ditimbulkan baik dari Tramadol, obat PCC maupun Somadril membuat para remaja tersebut seperti orang gila yakni mengamuk hingga tak sadarkan diri.

Mereka menunjukan perilaku layaknya orang yang sedang kesurupan atau raga mereka kemasukan roh halus. Oleh karena itu sempat muncul dugaan jika mereka mengkonsumsi flakka. Namun BNN Kota Kendari memastikan jika obat yag dikonsumsi bukanlah flakka melainkan obat PCC.

WAJIB BACA :  1 Korban Tewas,  30 Remaja Kendari Konsumsi Obat PCC Terlarang!

Pengembangan pun terus dilakukan dan didapat informasi dari salah seorang pengonsumsi pil tersebut menyebutkan jika mereka mencampur tau mengoplos pil PCC dengan Somadril dan Tramadol. Mungkin banyak dari kalian bertanya-tanya, apa sebenarnya perbedaan obat keras (PCC, Somadril dan Tramadol) dengan flakka?

Tramadol
Copyright ©kumparan

Pertanyaan itupun dijawab oleh Ahli Kimia farmasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Drs Mufti Djusnir. Dia mengatakan jika efek yang ditimbulkan dari ketiga obat tersebut berbeda dengan narkoba jenis flakka.

Mufti menambahkan jika tablet PCC, Tramadol dan Somadril adalah obat yang digunakan untuk melemaskan otot dan syaraf keseimbangan. Sedangkan flakka sendiri dapat menyebakan efek paranoid yang dapat membuat para pengonsumsinya mengamuk bahkan dengan sadar mereka bisa melukai dirinya sendiri.

WAJIB BACA :  Begini Cara RSJ Kendari Tangani Pasien Korban Obat PCC!

‘Obat PCC, Somadril dan Trmadol efeknya melemaskan otot. Sedangkan Flakka bisa memebuat orang paranoid atau orang yag mengkonsumsi mengamuk’ ujar Mufti.

Sementara itu cukup diketahui dari dari salah satu remaja yag mengkonsumsi obat ini mengaku dirinya merasa melayang dan tak sadarkan diri setelahnya. Menurut pegakuannya obat PCC, Somadril dan Tramadol di minumnya secara bersamaan dengan segelas air. Obat itu sendiri menurut pengakuan si remaja ini didapatkan dari salah seorang rekannya dan hingga saat ini korban diketahui terus bertambah.

Baca juga : Bahaya Obat PCC yang Langsung Bikin Kejang Sampai Seluruh Badan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here