Jelang Pilkada Jabar, Gerindra Merapat Ke Demokrat, PPP dan PAN!

0
1190
Gerindra
Copyright©riauandalas

Jelang Pilkada Jabar, Gerindra Merapat Ke Demokrat, PPP dan PAN!

Indowarta.com– Setelah mencabut dukungan dari pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yakni Deddy Mizwar – Ahmad Syaikhu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat ini tealh membuat sebuah manuver politik yang baru.

Baca Juga Berita Terkini: Ridwan Kamil Jawab Tudingan Soal ‘Durhaka’ Pada Partai Gerindra dan Prabowo!

Tanpa mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra ini secara diam-diam telah menjalin koalisi dengan tiga partai politik, yakni Partai Demokrat, PPP dan PAN. Kesepakatan koalisi ini telah berhasil terjalin setelah Ketua DPP Gerindra Jawa Barat yakni Mulyadi bertemu dengan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat yakni Iwan Sulandjana, Ketua DPW PPP Jawa barat Ade Munawaroh dan jgua Ketua dpw PPP PAN Hasbullah Ramadh di Bogor pad hari Kamis 14 September 2017 malam hari.

WAJIB BACA :  Tanpa PKS dan PAN, Demokrat Cukup Koalisi dengan Gerindra Siap Hadapi Pilpres 2019 !

Mulyadi di Bandung pada hari Jumat 15 September 2017 ini telah mengatakan “Jadi setelah saya mengumumkan untuk mencabut pernyataan saya tentang mendukung Pak Deddy Mizwar dan Pak Syaikhu, maka saya mengambil langkah cepat agar di Pilgub Jabar Gerindra bisa berhasil. Saya merapat dengan Demokrat, PAN dan PPP”.

Gerindra

Mulyadi telah menjelaskan bahwa di dalam pertemuan empat partai yang tidak mengikutsertakan PKS ini, koalisi ini memang sengaja untuk tidak dulu membahas mengenai nama calon gubernur ataupun wakil gubernur Jawa Barat.

Mulaydi menjelaskan “Pertemuan dilakukan untuk memastikan kita bisa bekerja sama. Hal yang kita tindaklanjuti dari pertemuan itu kita sepakat tidak bicara kandidat”. Walaupun pada saat itu tidak mengajak PKS, Mulyadi sendiri masih tetap berharap partai yang memiliki 12 kursi di DPRD Jawa Barat ini bisa ikut bergabung di dalam koalisi tersebut. Mulyadi mengatakan “Kita berharap PKS bergabung dengan kita”.

WAJIB BACA :  PKS Minta Jatah Cawapres, Gerindra Ajukan 3 Syarat Ini

Baca Juga Berita Terkini: Inikah Alasan Utama Kenapa Gerindra Sakit Hati Pada Ridwan Kamil?

Mulyadi menjelaskan “Konteks kerja sama ini ini saya mengajak kepada PKS ayo kita bicara yang lebih besar, bukan sekadar kekuasaan dan kepentingan partai, tapi juga memperhatikan masyarakat. Jangan sampai seolah-olah jagoan yang kita usung adalah jagoan terbaik ternyata masyarakat tidak cocok. Saya harap PKS bisa memahami Gerindra karena Gerindra ingin menjadi solusi di masyarakat Jawa Barat bukan menjadi bagian yang justru terjebak ritual lima tahunan”.

baca juga : 

Posisi Makin Kejepit, Bagaimana Jadinya Nasib Ridwan Kamil?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here