Jokowi Inginkan Film G30SPKI Kekinian!

0
696
Jokowi
Copyright©tempo

Jokowi Inginkan Film G30SPKI Kekinian!

Indowarta.com– Presiden Joko Widodo ini telah memberikan responnya mengenai ajakan nonton bareng pemutaran film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI) yang akan dilakukan oleh berbagai kalangan di masyarakat.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Tangkap Pemesan dan Pemberi Dana Saracen!

Presiden telah memberikan tekanan bahwa menonton film terlebih lagi mengenai sejarah ini sangatlah penting. Namun untuk anak-anak milenial yang sekarang, menurut Jokowi seharusnya dibuatkan lagi film yang disesuaikan dengan gaya mereka. Dengan begitu, para anak muda pada saat ini akan lebih bisa dengan mudah memahami bahayanya komunisme.

Presiden Jokowi usai meresmikan Jembatan Gantung Mangunsuko, di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada hari Senin 18 September 2017 siang hari ini telah mengatakan “Akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial”.

WAJIB BACA :  Puluhan Polwan yang Akan Amankan Pernikahan Kahiyang Ayu!
Jokowi
Copyright ©baranews

Film G30SPKI dengan judul “Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI” ini adalah judul film dokudrama propaganda Indonesia pada tahun 1984. Film ini telah disutradarai dan juga ditulisi oleh Arifin C Noer. Film ini telah diproduksi selama kurang lebih dua tahun dengan anggaran sebesar Rp 800 juta pada saat itu. Film G30SPKI ini telah disponsori oleh pemerintah orde baru era Presiden Soeharto.

Baca Juga : Awal Mula Terbentuknya Sindikat Saracen!

Sementara itu menteri dalam negeri yakni Tjahjo Kumolo ini sebelumnya telah mengatakan bahwa masyarakat dan juga generasi muda pada saat ini perlu tahu mengenai sejarah dari G 30 S PKI. Tjahjo melalui sebuah pesan singkatnya pada hari Jumat 15 September 2017 ini telah menyebutkan “Namanya sejarah, agar masyarakat dan generasi muda mengetahui bahwa pernah ada gerakan kudeta”.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Pertemuan Jokowi dan SBY Untuk Klarifikasi Berbagai Hal!

Oleh sebab itu, dirinya tidak menjadi masalah jika Film G30SPKI ‘Penumpasan Penghianatan G30S?/PKI’ ini diputar di layar kaca televisi nasional. Politisi senior dari PDIP ini telah mengatakan “Putar saja di stasiun televisi. Menurut saya, tidak masalah,”.

Ketua Setara Institute Hendardi menilai bahwa upaya pengungkapan sejarah atas peristiwa 1965 kerap kali digunakan untuk menggiring isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia. Tidak sedikit masyarakat yang terpengaruh dengan isu tersebut dan melakukan penolakan keras. Salah satu contohnya yakni bentrokan yang terjadi di depan kantor YLBHI, Jakarta Pusat pada har Minggu 17 September 2017 malam hari tersebut.

baca juga : 

Ketika Prabowo dan Amien Rais Kompak Sebut Jokowi Pencitraan Bantu Rohingya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here