Gerindra dan PKS Di Ambang Perceraian?

0
866
Gerindra
Copyright©detik

Gerindra dan PKS Di Ambang Perceraian?

Indowarta.com– Partai Gerindra ini telah mempertimbangkan kembali mengenai berkoalisi dengan PKS untuk Pilgub Jawa Barat 2018 nanti. Hal ini karena rencana koalisi yang sudah terbangun sejauh ini tidak menunjukkan progres yang signifikan.

baca juga : Posisi Makin Kejepit, Bagaimana Jadinya Nasib Ridwan Kamil?

Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi saat dihubungi via pesan singkat pada  hari Selasa 12 September 2017 ini telah menuliskan “Terkait Pilgub Jabar, sampai hari ini belum ada progres menggembirakan dari koalisi Gerindra-PKS”.

Dirinya telah mengatakan bahwa kerjasama kedua partai politik di Jawa Barat ini hanya sekedar pernyataan saja. Hal ini karena selama ini masih beum ada pembahasan lebih lanjut lagi mengenai tenis maupun perjanjian secara tertulis.

WAJIB BACA :  Terungkap, Ada Sosok Rahasia Perusak Hubungan antara Amien Rais – Prabowo !
Gerindra
Copyright©detik

Menurutu dirinya, dengan situasi yang seperti ini, Gerindra akan membuka peluang untuk mempertimbangkan lagi kerjasama dengan PKS. Hal ini karena Gerindra tidak ingin kerjasama yang tidak berjalan baik ini berbuah kekalahan.

baca juga : Kenapa Koalisi 5 Partai Tak Mau Gandeng Nasdem dan Ridwan Kamil?

Mulyadi menjelaskan “Karena sampai hari ini tidak ada komunikasi dari pengurus PKS untuk membicarakan bagaimana formulasi kerjasama koalisi. Baik program dan segala aspek untuk memenangkan Pilgub Jabar 2018”.

Mulyadi sendiri telah menegaskan bahwa akan kembali membuka peluang berkomuniaski dengan partai politik yang lainnya. Hal ini berarti bahwa koalisi yang sudah terbangun dengan PKS ini akan bisa kembali mencair.

WAJIB BACA :  Ahmad Dhani Resmi jadi Kader Gerindra!

Mulyadi mengatakan “Gerindra kembali cair. Kita akan membuka komunikasi dengan partai lain juga mempertimbangkan kandidat di luar yg selama ini muncul dari Gerindra”. Sebelumnya Gerindra dan PKS ini sudah sepakat untuk berkoalisi mengusung Deddy Mizar dan Ahmad Syaikhu. Keputusan itu telah diambil setelah Deddy Mizwar menyatakan bersedia menjadi kader. Namun kaderisasi ini masih belum juga terealisasi.

Hingga saat ini koalisi yang sudah terbentuk yakni Golkar-PDIP yang kemungkinan besar akan mengusung Dedi Mulyadi, Nasdem-PKB yang akan mengusung Wali Kota Bandung yakni Ridwan Kamil. Sementara itu ada poros baru PAN, PPP dan Demokrat yagn hingga saat ini masih belum menentukan calon yang akan diusung di dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 nanti.

baca juga : 

Ridwan Kamil Akan Didukung Oleh Golkar?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here