Hotman Paris Mundur Sebgai Pengacara RS Mitra Keluarga Jika. . .

0
23328
jessica Wongso
Copyright©ariefyudono

Hotman Paris Mundur Sebgai Pengacara RS Mitra Keluarga Jika. . .

Indowarta.com– Salah satu pengacara kondang yakni Hotman Paris Hutapea ini telah menyatakan mundur sebagai pengacara Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres terkait dengan kasus Bayi Debora. Dirinya telah siap untuk mundur jika satu di antara empat hal dapat dibuktikan pihak yang disebutnya “oknum”.

BACA JUGA : Begini Kronologis Kematian Bayi Debora Versi Rumah Sakit!

Hotman sendiri telah menyebutkan bahwa banyak oknum, terutama adalah oknum orang Batan yang bersuara sumbang. Oknum tersebut telah menyebutkan seolah-olah dirinya hanya mementingkan uang saja, membela RS Mitra Keluarga Kalideres ketimbang keluarga bayi Debora.

Hotman Paris di dalam sebuah keterangan tertulisnya pada hari Senin 18 September 2017 ini telah mengatakan “Saya bersedia mundur sebagai pengacara dari RS Mitra Keluarga Kalideres, apabila ‘oknum’ suara sumbang dan para ‘oknum’ yang memakai media sosial untuk ambisinya, dapat membuktikan salah satu dari hal tersebut di bawah ini”.

Hotman Paris
Copyright©cekricek

Menurut Hotman, keseluruhan tindakan medis pada bayi Debora ini telah menunjukkan bahwa RS Mitra Keluarga Kalideres ini tidak mengharuskan orangtua bayi untuk membayar deposit terlebih dahulu. Hotman mengatakan “Satu-satunya orangtua bayi Debora pertama kali mengeluarkan uang, hanya untuk biaya pemeriksaan lab darah yang pertama (nomor 1), karena bagian IGD terpisah dari bagian pengecekan darah (Laboratorium),”.

Namun Hotman Paris juga menegaskan bahwa untuk pengecekan darah kedua di lab dengan menggunakan sampel darah pertama atas petunjuk dari Akira, Tim Dokter RS Mitra Keluarga Kalideres ini sama sekalil tidak meminta yang di bayar dimuka. Hotman Paris telah mengatakan “Harus diakui bahwa sesudah bayi meninggal pada proses check out dari RS Mitra Keluarga Kalideres, barulah dihitung semua biaya-biaya tindakan medis dan fasilitas di IGD”.

BACA JUGA : Komentar KPAI Soal Tragedi Bayi Debora!

Berikut ini adalah empat hal yang menjadi syarat Hotman Paris mundur jika salah satunya memang terbukti nantinya :

  1. Pada saat orangtua almarhum dan bayinya tiba di lobi RS Mitra Keluarga Kalideres tanggal 3 September 2017 jam 3.40 subuh, apakah ada bukti RS. Mitra Keluarga Kalideres MENGHARUSKAN ADA UANG DEPOSIT PENGOBATAN DI IGD dan apakah karena tidak ada uang deposit IGD maka almarhum bayi Debora ditolak untuk dirawat di RS Mitra Keluarga Kalideres?
  2. Apakah ada bukti RS Mitra Keluarga Kalideres meminta uang deposit pada saat orangtua tersebut dan bayinya Debora tiba tanggal 3 September 2017 jam 3.40 subuh, dimasukkan ke kamar RESUSITASI IGD, Suatu ruangan besar tersendiri, apakah Rumah Sakit mensyaratkan orangtua bayi membayar uang deposit untuk pemakaian kamar RESUSITASI IGD tersebut.
  3. Apakah ada bukti saat pertama kali si bayi tiba di IGD RS. Mitra Keluarga Kalideres, tim Dokter IGD melakukan tindakan medis dengan syarat keluarga bayi harus membayar uang deposit terlebih dahulu?
  4. Apakah ada bukti RS. Mitra Keluarga Kalideres meminta uang deposit terlebih dahulu sebelum tim Dokter IGD melakukan tindakan medis sebagai berikut :
  5. Mengecek nadi dan pernapasan si bayi.
    b. Memberikan bantuan napas kepada si bayi dengan dipakaikan “Sungkup” dan “Pompa”.
    c. Tim IGD berulang-ulang membersihkan dahak si bayi secara terus-menerus (sedot dahak berulang-ulang).
  6. Apakah ada bukti Tim IGD RS. Mitra Keluarga Kalideresmeminta uang terlebih dahulu sebelum menghubungkan tubuh si bayi dengan mesin monitor dengan elektro kabel untuk memonitor tekanan darah, nadi dan pernapasan dari si bayi?
  7. Apakah ada bukti Tim IGD RS. Mitra Keluarga Kalideres meminta uang terlebih dahulu sebelum MEMASANGINFUS dan mengalirkannya ke tubuh si bayi secara terus menerus sejak mulai tiba di rumah sakit jam 3.40 subuh ?
  8. Apakah ada bukti RS. Mitra Keluarga Kalideres meminta uang deposit terlebih dahulu pada saat kepada si bayi diberikan “NEBULASI” untuk mengencerkan dahak dengan memasukkan obat “Partolin” dan “NaCl” yang harganya cukup mahal?
  9. Apakah ada bukti RS. Mitra Keluarga Kalideres mensyaratkan dibayar dimuka uang untuk INTUBASI (memasukan selang kedalam paru-paru untuk membantu pernapasan)?

baca juga : 

Izin Operasi RS Mitra Keluarga Bisa Dicabut Lantaran Kasus Bayi Debora!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here