Vapor Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok Konvensional?

0
727
Vapor (1)
Copyright ©kompas

Vapor Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok Konvensional?

Indowarta.com – Sekarang ini sudah banyak orang yang memiliki keinginan untuk behenti merokok. Ada beberapa cara yang dilakukan oleh beberapa orang untuk menghentikan kebiasaan merokok mereka. Salah satunya dengan cara mengganti ke rokok elektrik, atau kebanyakan orang menyebutnya dengan vapor.

BACA JUGA : Tak Hanya Kanker, Merokok Juga Bisa Memicu Kebutaan Lho!

Namun terkait dengan keberadaan vapor sebagai penganti dari rokok ini sudah menimbulkan beberapa pertanyaan, mereka masih membingungkan tentang bahaya atau tidaknya dari penggunaan rokok elektrik tersebut.

Oleh karena itu, apakah merokok menggunakan vapor sudah terbukti aman? Jawabannya TIDAK.

Hal ini berdasarkan sejumlah penelitian yang sudah dilakukan. Seperti yang dikutib dari Boldsky (18/9/17), menyatakan kalau orang yang sudah menggunakan rokok elektrik yang disebut vapor untuk pengganti rokok konvesional tersebut akan memiliki resiko dua kali lipat lebih bahaya.

WAJIB BACA :  Awas, Ini 4 Risiko Membahayakan Akibat Rokok Elektrik Vape!

Pada saat melakukan penelitian, sejumlah peneliti yang berasal dari University of Waterloo di Kanada sudah menemukan adanya resiko yang buruk kepada kesehatan, jika seseorang menggunakan vapor tersebut.

Vapor
Copyright ©Mediasehatku

Lalu kenapa resiko dapat meningkat dua kali lipat jika seseorang menggunakan rokok elektrik tersebut? Hal itu ditimbulkan dari perangkat elektrik yang menggunakan tenaga baterai untuk memanaskan sebuah cairan sehingga berubah menjadi uap aerosol yang dapat dihirup penggunanya.

BACA JUGA : Buah Delima Efektif Hilangkan Jerawat?

Cairan itu memiliki sejumlah rasa yang berbeda-beda, beberapa diantaranya sudah menggunakan komposisi yang “katanya” aman. Namun, tidak jarang pula ada yang menggunakan bahan-bahan berbahaya, tidak akan mengetahui.

Untuk cairan yang digunakan pada rokok elektrik ini biasanya disebut liquid, kandungannya ada juga yang memiliki nikotin. Namun tidak banyak zat berbahaya yang akan dimiliki oleh rokok tembakau konvensional, seperti kandungan TAR dan karbon monoksida.

WAJIB BACA :  5 MitosTentang Rokok yang Tak Harus Kamu Percaya!

Akan tetapi para pengguna vapor akan berdampak pada jangka panjang. Hal itu karena dalam penelitian tersebut, para pengguna lebih banyak didomisili oleh seorang remaja dari kelas 7 hingga kelas 12. Jika hal ini masih tetap berlanjut, maka bukan tidak mungkin akan menjadi penambah para penggunanya.

Ditambah dengan intensitas dari para pengguna pada tiap orang yang memiliki penilaian kalau penggunaan vapor tidak berbahaya bagi kesehatan. Maka orang tersebut akan semakin sering menggunakannya dan akan semakin banyak.

Sehingga dengan itu, tidak perlu untuk menggunakan rokok elektrik, bahkan untuk rokok konvensional juga harus ditinggalkan. Hal itu akan jauh lebih sehat untuk tubuh kita.

BACA JUGA : Ilham Aidit Sebut Film G30SPKI Rekayasa Karena DN Aidit Tidak Merokok!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here