Aksi Premanisme di GBK Dibeking Oleh Aparat?

0
672
aksi premanisme di GBK
Copyright ©nasional

Aksi Premanisme di GBK Dibeking Oleh Aparat?

Indowarta.com – Aksi pemungutan liar (pungli) sering kali terjadi dan kali ini terjadi di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Aksi premanisme di GBK sendiri diketahui semakin marak dan seakan tak terjamah dengan proses hukum yang semestinya berlaku.

Para pelaku melakukan aksi premanisme di GBK dengan berpura-pura menjadi petugas parkir. Mereka akan menarik uang kepada pengunjung, padahal saat masuk stadion pengunjung sudah membayar secra resmi pungutan parkir. Sejumah pengunjung pun mengeluhkan aksi premanisme dengan melakukan pungli ini.

Salah satu pengunjung bernama Anton mengungkapakan jika dirinya mengaku keberatan dengan pungli yang dilakuan oleh para preman ini. Hal itu karena dia harus membayar tiga kali lipat dari jumlah biaya parkir yang telah ditentukan. Anton harus membayar masuk GBK Rp 5000 dan ketika parkitr harus membayar kembali Rp 10.000.

WAJIB BACA :  Kapolres: Serangan Ruko di Kalideres Dipimpin Langsung oleh Hercules !

Baca juga : Pil Obat PCC Sudah Beredar di Purwokerto?

‘Saya waktu itu kasih uang Rp 5000 tidak mau. Tidak ada karcis resmi dan setelah mendapatkan uang mereka langsung pergi begutu saja’ jelas Anton pada Jumat, 22 September 2017.

aksi premanisme di GBK
Copyright ©republika

Anton juga mengatakan jika aksi premanisme di GBK ini sebenarnya diketahui oleh petugas satpam yang jaga. Namun petugas justru hanya melihat dan tidak berani dengan tegas mengusir para preman yang melakukan pungli.

Padahal juga ada satpamnya, tapi mereka juga diam saja. Saat saya lapor mereka justru menyuruh untuk kasih uang sama preman itu. Satpam bilang kasih saja sekedar beli rokok’ ujarnya.

WAJIB BACA :  Papua Bakalan Punya Stadion Terbesar Kedua Di Indonesia Usai GBK!

Menurut Aton jika dilakuan satu atau dua kali tidak masalah. Tapi jika dihitung-hitung bila setiap hari terdapat 100 mobil masuk dan parkir maka berapa uang yang didapatkan oleh para preman tersebut.

Baca juga : Penjelasan BPJS Kesehatanm Tentang Ibu Bawa Jenazah Anak Naik Angkot!

Bukan hanya Anton saja yang mengalami aksi premanisme di GBK. Pengunjung lain bernama Darmono seorang sopir bus yang parkir di area JCC juga harus mengeluarkan uang sebesar Rp 20.000 kepada para preman. Sedangkan biaya parkir diluar atau parkir resmi kendaraan bus mencapai Rp 40.000.

Darmono pun juga mengeluhkan sikap petugas keamanan GBK yang justru membiarkan para preman beraksi. Menerutnya aksi premanisme di kawasan GBK sendiri memang tak bisa dibasmi karena diduga mendapat bekingan dari salah satu aparat keamanan.

Baca juga : Ternyata Ada 4 Duel Gladiator Lain Saat Hilarius Diadu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here