KPK Persoalkan Bukti yang Diajukan Oleh Setya Novanto?

0
631
Setya Novanto
Copyright ©merdeka

KPK Persoalkan Bukti yang Diajukan Oleh Setya Novanto?

Indowarta.com – Kasus yang menjerat Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto belum selesai. Kali ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersoalkan Laporan Hasil Pemeriksaan(LHP) dari BPK yang dijadikan barang bukti oleh Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek E-KTP yang menjadikannya tersangka.

KPK mempertanyakan terkait dengan cara mendapatkan dan substansi dari laporan dari BPK tersebut. Hal ini dikatakan langsung oleh Kabiro Hukum KPK, Setiadi yanag ingin mendapatkan penjelasan terkait dengan barang bukti permohonan tersebut.

‘Kami ingin menanyakan sesuai dengan persidangan Jumat, 22 September 2017. Kami ingin penjelasan tentang bukti pemohon terkait dengan laporan BPK yakni dari mana mendapatkan surat laporan tersebut?’ ujarnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin, 25 September 2017.

WAJIB BACA :  Cerita Setya Novanto Soal Pertemuan dengan Andi Narogong!

Pertanyaan dari tim biro hukum KPK itu juga langsung dijawab oleh Kuasa hukum Novanto, Ketut Mulya. Dia mengatakan jika laporan tersebut didapat ketika dirinya mendatangi BPK guna mendapatkan dokumen tersebut dan itu disampaikan melalui permohonan informasi publik. Ketut mengungkapkan jika cara dia mendapatkan laporan itu langsung soft file LHP dari BPK.

Setya Novanto
Copyright ©detakonlie

‘Kami dietrima sesuai alur permohonan informasi publik dari BPK pada tanggal 19 September 2017 dan saat itu kami diminta untuk mengisi form. Cara memproleh informasi itu sendiri ada sudah yakni membaca dan mendengar dan mencatat. Lalu kami memilih salinan informasi yang kedua berupa soft copy’ ujarnya.

Kemudian KPK melalui Setiadi bertanya kembali terkait dengan LHP jika itu merupakan konsep atau tidak. Dia mengatakan jika laporan itu hanya konsep untuk kasus Setya Novanto dan juga tak bisa dijadikan barang bukti. Menurut Setiadi konsep sendiri merupakan sebuah draf yang belum difinalisasi.

WAJIB BACA :  KPK Tangkap Bupati Lampung Tengah!

‘Kami sempat membacanya dan terlihat sekilas tertulisnya ialah sebelah konsep. Konsep sendiri merupakan sebuah draf dan berarti belum difinalisasi. Maka apakah bsia itu dijadikan barang bukti‘ sambung Setiadi.

Mendengar itu Ketut pun juga menjawab dengan mengakui jika barang bukti yang diajukan merupakan konsep. Namun meskipun konsep menurutnya itu sudah cukup dijadikan bukti dipersidangan. Dia menyebutkan jika konsep itu sudah final dna sudah dipublikasikan keamsyarakat.

‘Sebenarnya sudah final dan sudah dipublikasikan ke masyarakat. Konsep itu juga sduah ditandatangani di dalamnya ada tanda tangan pejabat ynag diperiksa’ ujar Ketut

Ketut juga menabahkan jika dirinya merasa heran karena LHP BPK nomor 115 tahun 2013 itu dipermaslaahka oleh KPK. Sedangkan Setadi mengatakan jika jawaban dengan berbagai alasan oleh kuasa hukum Setya Novanto itu dinilai tidak mendasar. Sedangkan sidang sat ini diskors dan akan dilanjtkan kembali denga penyerahan bukti dari KPK dan belasana dus serta tumpukan dokumen pun telah disiapkan oleh lembaga anti rasuah ini.

WAJIB BACA :  Penampakan Mobil Seharga Rp 28 Juta yang Dilelang Oleh KPK!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here