Ini Penjelasan BMKG Denpasar Soal Wilayah Bali Mendadak Diguyur Hujan!

0
1015
Awan Mendung Ilustrasi
Copyright ©pixabay

Ini Penjelasan BMKG Denpasar Soal Wilayah Bali Mendadak Diguyur Hujan!

Indowarta.com – Kepala Banda Meteorologi, Kimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, M. Taufik Gunawan menjelaskan, pada awal November tahun ini wilayah Bali sudah masuk musim penghujan. Pada sepuluh hari awal masuk musim hujan akan mengguyur bagian tengah wilayah itu, diantaranya Bedugul, Bangli, dan Tabanan.

BACA JUGA : Pengungsi Makin Bertambah Usai Gunung Agung Tingkatkan Aktivitas!

Menurut BMKG, setelah beberapa hari kemudian, musim hujan akan merambat dan tarjadi di sejumlah wilayah lainnya, diantaranya Bali Timur, Bali Barat, Bali Utara, dan tang terakhir akan terjadi kawasan Nusa Penida.

“Seluruh wilayah Bali masuk musim penghujan pada Desember,” kata Taufik dikutib dari Jawa Pos Radar Bali.

WAJIB BACA :  Netizen Kaget ketahui Penampakan Mirip Manusia Raksasa Saat Erupsi Gunung Agung!

Pada saat dikonfirmasi mengenai hujan yang terjadi sekarang ini, pihaknya mengatakan tidak bisa dimaksudkan musim penghujan datang. Taufik menjelaskan, pengertian musim hujan yaitu jika pada sepuluh hari sudah mengalami hujan dengan 50 milimater per hari.

Tidak hanya itu, menurut kepala BMKG Denpasar ini mengatakan, kalau musim hujan yang terjadi 50 milimeter per hari ini terjadi dalam tiga hari secara berturut-turut. “ Musim hujan tidak harus setiap hari hujan. Musim kemarau tidak bukan berarti tidak boleh ada hujan,” sambungnya.

Hujan
Copyright ©Ist

Pria asal Bandung, Barat ini mengatakan, kalau turunnya hujan itu karena dinamika atmosfir dan faktor lokal. Salah satunya adalah tingkat kelembaban dan tingkat penguapan yang sangat tinggi. Tingkat penguapan yang tinggi akan ditandai dengan masih hangatnya suhu yang diatas 28 derajat celcius.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: BMKG Deteksi Adanya 10 Titik Panas di Jambi!

BACA JUGA : Musim Hujan di Indonesia Akan Datang Bulan Oktober Nanti?

“Faktor berikut adalah topografi. Derah yang lembab seperti pegunungan bisa mengalami hujan,” Kepala BMKG Denpasar itu.

Hujan yang turun di kawasan Bali ini ternyata dapat meningkatkan erupsi Gunung Agung. Kabid Mitigasi Gunungapi PVMBG, I Gede Suantika mengungkapkan, jika hujan turun di kawasan kadera atau kawah Gunung Agung maka dapat menyebabkan percepatan latusan.

“Hujan Deras, air masuk dalam kawah bertemu dengan gas vulkanik panas. Otomatis bergejolak ke atas, sehingga mempercepat proses letusan,” jelasnya pada saat di Pos Pengamatan PVMBG, Desa Redang.

Dia mengatakan, kalau dalam gas vulkanik yang berada di dalam gunung mengandung Co,Sianida, CO2, SO2, dan H2s. “Gas vulkanik tersebut sangat memungkinkan meluap bila diguyur air hujan,” ucapnya.

BACA JUGA : BMKG Bantah Beri Pengumuman Gunung Agung Meletus Malam Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here