Ini Dampak Positif Gejolak Gunung Agung Bagi Destinasi Wisata di Lombok!

0
1285
Gunung Agung
Copyright©timesindonesia

Ini Dampak Positif Gejolak Gunung Agung Bagi Destinasi Wisata di Lombok!

Indowarta.com– Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Moh Faozal telah mengatakan bahwa jumlah kunjungan turis ke Lombok ini mengalami peningkatan semenjak Gunung Agung menunjukakn gejolaknya.

BACA JUGA : Jokowi Akan Gelontorkan Bantuan Total Rp 7.1 Miliar Untuk Korban Erupsi Gunung Agung!

Faozal sendiri telah menturkan bahwa meningkatkan kunjungan turis ini karena letak dari Lombok yang berdekatan dengan Bali. Mereka para turis memang tidak membatalkan perjalannya, hanya saja mereka memillih untuk mengalihkannya ke Lombok setelah mendengarkan kabar mengenai Gunung Agung yang bergejolak.

Faozal telah mengatakan “Secara geografis Lombok paling dekat dan kita secara materi dan destinasi pilihan setelah Bali”. Meskipun telah terjadi peningkatakan jumlah kunjungan turis dari Bali ke Lombok, Faozal telah mengaku abhwa pihaknya ini masih belum memiliki data mengenai jumlah turis yang pasti.

WAJIB BACA :  Pesawat Dilarang Melintas di Area Gunung Agung Jika. . .
Gunung Agung (1)
Copyright ©Instagram/tudebaliwalker

Dirinya telah mengatakan “Secara data kita belum miliki. Tetapi kita melihat ada peningkatan jumlah kunjungan turis”.  Faozal juga berharap agar gejolak yang tengah dialami oleh Gunung yang paling tinggi di Bali ini tidak memberikan imbas dengan industri pariwisata di NTB.

BACA JUGA : Gunung Agung Masuk dalam Fase Kritis!

Faozal telah mengatakan “Di tahun 2017 target kunjungan wisatawan ke Lombok mencapai 3,5 juta orang. Dari target itu perhitungannya sebanyak 1,5 juta turis mancanegara dan 2 juta orang untuk turis nusantara”.

Faozal sendiri merasa optimis bahwa target kunjungan turis ke NTB ini akan bisa terlampaui pada tahun ini. Faozal menegaskan “Kami optimis target ini terlampui, hingga 4 juta orang di tahun 2018 yang sudah ditetapkan bisa tercapai”.

WAJIB BACA :  Gunung Agung Diprediksi Meletus dalam Hitungan Jam!

Disisi lain, meningkatnya aktivitas vulkanik dari Gunung Agung dari Siaga menjadi Awas ini telah membuat masyarakat dan juga para turis harus menjauh di dalam radus 12 kilometer dari puncaknya. Tidah hanya pemukiman masyarakat saja, di sekitar gunung Agung ini jgua telah terdapat objek wisata dan juga tempat penginapan.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ini telah memberikan himbauan untuk para pelaku usaha wisata mempersiapkan langkah antisipasi jika nantinya sewaktu-waktu gunung Agung akan erupsi.

baca juga :

Pengungsi Makin Bertambah Usai Gunung Agung Tingkatkan Aktivitas!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here