Aksi 299 Dipenuhi dengan Muatan Politik?

0
1012
Aksi 299
Copyright©kumpar

Aksi 299 Dipenuhi dengan Muatan Politik?

Indowarta.com- Presidium Gerakan Mahasiswa Indonesia (Gema Indonesia) ini telah memberikan himbauan agar kalangan mahasiswa, pemuda dan juga masyarakat ini tidak terpengaruh dengan seruan untuk unjuk rasa di Gedung DPR RI yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 September 2017 nanti yang telah digagas oleh Presidium Alumni 212 dan juga para mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia.

baca juga : Harus Ada Pemberitahuan Soal Aksi 299!

Unjuk rasa damai yang disebut dnegan aksi 299 ini digelar unutk menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 2/2017 mengenai organisasi kemasyarakatan. Ketua Presidium Gema Indonesia Yusuf telah mengatakan bahwa Aksi 299 ini sara dengan muatan politis.

WAJIB BACA :  Amien Rais, Ahmad Dhani, Taufik Ismail Dikalim Akan Ikut Aksi 299!

Yusuf kepada wartawan pada hari Selasa 26 September 2017 ini telah mengatakan “Teman-teman mahasiswa dan masyarakat jangan terpengaruh apalagi terprovokasi dengan seruan Aksi 299 itu. Terlihat ada kepentingan yang menunggangi gerakannya”.

Aksi 299
Copyright©publik-news

Menurut dirinya, elemen mahasiswa dan juga masyarakat ini lebih penting mengawal jalannya pembangunan agar Indonesia nantinya akan bisa menjadi negara yang maju, kuat dan juga aman.

Sementara itu Gema Indonesia sendiri telah menegaskan mengenai komitmennya untuk menjadi pengawal Pancasila dan juga UUD 45 sebagai dasar berbangsa dan negara guna menyatukakn masyarakat yagn majemuk. Yusuf menuturkan “Lebih baik kita kawal negara kita agar bisa maju, kuat dan aman, daripada selalu membuat kegaduhan. Malah bisa bubar negara ini”.

WAJIB BACA :  HTI Berencana Gugat Ke MK Soal Perppu 2/2017 Soal Ormas!

Menurut Yusuf, dikeluarkannya Perppu 2/2017 sebagai pengganti UU 17/2013 mengenai Ormas ini merupakan salah satu cara untuk merawat NKRI dari ormas ataupun kelompok yang melenceng dari tujuan berbangsa dan juga bernegara.

baca juga : 299 Petugas Haji Diberangkatkan Ke Arab, Siap Menyambut Jemaah Haji 2017!

Yusuf mengatakan “Seharusnya dengan dikeluarkannya Perppu 2/2017 tentang Ormas harus disikapi dengan arif dan bijaksana, apalagi ini demi tujuan berbangsa dan negara”. Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Prof. Hamka (Uhamka) ini juga telah menuturkan bahwa NKRI tidak boleh dijadikan bahan perdebatan baik di dalam hal suku, agama maupun ras. Hal ini karena Pancasila dan juga UUD 1945 sebagai dasar negara erat hubungannya dengan perjuangan dan juga tujuan bersama untuk Indonesia yang lebih baik.

baca juga : 

Polisi Siapkan 5000 Brimob Amankan Aksi 299!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here