Pesawat Dilarang Melintas di Area Gunung Agung Jika. . .

0
755
Gunung Agung
Copyright ©FLICKR

Pesawat Dilarang Melintas di Area Gunung Agung Jika. . .

Indowarta.com – Meningkatnya aktivits Gunung Agung, Bali rupanya cukup menyita perhatian. Selin itu juga berpengaruh dalam dunia penerbangan Tanah Air. Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM telah mengeluarkan remomendasi Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA).

Per 26 September 2017 kemarin, Kementerian ESDM mengeluarkan rekomendasi VONA untuk penerbangan dari yang sebelumnya level kuning kini ke oranye. Jika VONA itu naik menjadi level merah, maka dipastikan pesawat yang mengudara dilarang melintasi area Gunung Agung.

Seperti penjelasan dari Kabid Mitigasi Gunungapi Kementerian ESDM, I Gede Suantika, VONA merupakan alat level penerbangan yang brkaitn dengan sebaran abu vulkanik di udara. Dimana lalu lintas udara sangat memerlukan informasi sebaran abu dari gunungapi.

WAJIB BACA :  Berhenti Beritakan Kabar Hoax Soal Gunung Agung dan Longsor Pangandaran!

“kenapa abu gunung api penting untuk penerbangan, itu karena letusan mengeluarkan abu halus. Jamman dulu, pesawat tidak dilengkapi dengan radar. Jadi tidak bisa mendeteksi sebaran abu gunung api”.

Gunung Agung (1)
Copyrigth ©BP/dok

“Saat pesawat masuk wilayah gunung api yang mengeluarkan abu halus itu, dan pesawat menyedot udara yang terpapar abu halus, maka akan terjadi pengumpulan abu di dalam mesin. Karena panasnya 1500 derajat Celcius, kemudian abu melelh menjadi satu dan menjadi gelas.”

“Akhirnya melapisi turbin, lama-lama jika sudah tebal, turbin mati tidak bisa berputar, dan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

Untuk Vona sendiri, terdapat empat level, yakni level hijau, kuning, oranye dan merah. VONA level Hijau, kondisi masih normal. Kemudian level kuning diartikan mulai ada aktivitas gunung. Sedangkan level oranye, berpotensi terjadi erupsi, dan level merah telah terjadi kepulan abu di udara akibat erupsi.

WAJIB BACA :  Upaya Basarnas Siapkan Baju Anti Api Untuk Pengungsi Gunung Agung!

Suantika menambahkan, level ini berkaitan dengan tinggnya letusan abu. Kalau tketinggian abu di atas 1.000 meter itu sudah memasuki level merah. Di bawah 1.000 dan 500 meter itu bisa level kuning atau orange.

Terkait seberapa dekat dan jauh radius paparan abu vulkanik di udara sesuai dengan level VON yang dikeluarkan, pihaknya belum bisa memastikan.

Diketahui, sering meningkatnya aktivitas Gunung Agung, jumlah warga yang mengungsi pun kian meningkat. Presiden Jokowi dan sang istri juga telah menyambangi para pengungsi dan memberikan bantuan.

Baca Juga Gempa 4.2 SR Dari Gunung Agung, Getaran Terasa Sampai Gianyar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here