Maklumat Kapolda Metro Jaya Jelang Aksi 299!

0
902
Aksi 299
Copyright ©megapolitan

Maklumat Kapolda Metro Jaya Jelang Aksi 299!

Indowarta.com – Kali ini Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mengeluarkan maklumat mengenai peraturan aksi unjuk rasa. Hal itu disampikannya menjelang aksi unjuk rasa bertakjub aksi 299 yang akan dilakukan oleh ribuan massa.

Aksi 299 sendiri akan melibatkan banyak massa dari sejumlah organisasi masyarakat dan mereka akan menggelar aksinya di depan gedung DPR/MPR RI pada Jumat, 29 September 2017. Menganai maklumat yang dikeluarkan oleh Idham Aziz ini juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

‘Iya benar Pak Kapolda (Idham Aziz) telah mengeluarkan maklumat. Hal itu disampaikan supaya peserta aksi 299 menaati peraturan hukum yang berlaku’ ujar Argo pada Jumat, 29 September 2017.

WAJIB BACA :  Amien Rais Hingga Sejumlah Tokoh Lain yang Diundang dalam Aksi 299!

Maklumat yang disamikan itu sendiri juga terdapat dalam surat yang ditandatangani oleh Idham dengan nomor surat Mak/05/IX/2017 pada Selasa, 26 September 2017. Surat itu berisikan yakani pertama Idham meminta pengunjuk rasa ketika melakukan aksi tidak membawa barang-barang berbahasa seperti senjata api, senjata karet, senjata tajam dan juga alat pemukul.

Aksi 299 Ilustrasi
Copyright ©Okezone

Selaian itu dia juga meminta pennaggung jawab aksi 299 memberitahukan tiga hari sebelum aksi unjuk rasa dilangsungkan. Sedangkan poin kedua yakni Idham mengharapkan agar masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat mematuhi ketententuan. Dia menekankan supaya masyarakat mematuhi peraturan Undang-Undang Republik Indoneisa No 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekan Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Kemudian poin yang ketiga yakni Idham meminta supaya para peserta aksi tidak mengganggu ketertiban umum, merusak fasilitas umum, mengganggu lalu lintas serta melakukan provokasi bersifat anarki dan SARA. Dia juga mengungkapkan jika pelaksanaan unjuk rasa di muka umum dibatasi mulai pukul 06.00 WIB hingga maksimal 18.00 WIB.

WAJIB BACA :  Aksi 299, "Mumpung Ada yang membiayai"

Poin keempat mengenai tempat penyampaian pendapat dimuka umum di tunjukan kepada instansi yang ada di Monas. Lebih tepatnya ditempatkan di pintu Monas, depan Patung Kuda serta peserta pun dilarang menyampaikan pendapat di sekitar Bundaran HI. Kemudian saat di DPR hanya sebagian perwakilan yang difasilitasi untuk masuk.

Sementara itu poin terakhir dalam maklumat mengenai aksi 299 ialah Idham akan menindak tegas para pengunjuk rasa yang tidak menaati peraturan. Tindakan tegas itu sendiri mulai dari peringatan, pembubaran aksi hingga penegakan hukum.

Baca juga : Polisi yang Amankan Aksi 299 Tak dibekali Dengan Senjata Api!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here