Kisah Jenderal Ke-8 yang Mampu Lolos dari Bekapan PKI!

0
19203
PKI

Kisah Jenderal Ke-8 yang Mampu Lolos dari Bekapan PKI!

Indowarta.com– Mesktinya terdapat 8 jenderal yang telah diculik pada saat G30SPKI, bukan hanya 7 saja. Inilah Brigjen Ahmad yang CIA pun sangat sayang kalau kehillangan dirinya.

BACA JUGA : PDIP Kembali Digoyang Tentang Tuduhan PKI!

Laporan intelijen CIA bertajuk The President’s Daily Brief tahun 1965 kini sudah bisa diakses oleh pubik. Di dalam beberapa laporan tersebut dari situs resmi CIA yang dilihat pada hari Kamis 28 September 2017 di dalam rangka memberantas PKI, ternyata beberapa jenderal Angkata Dara aktif berkomunikasi dengan pihak Amerika Serikat dan juga masuk ke dalam laporan CIA.

CIA dalam laporan tanggal 15 Oktober 1965 telah menyebutkan “Jenderal Sukendro, satu-satunya yang selamat dari Brain Trust AD setelah pembunuhan 30 September, mengatakan kepada pejabat Amerika kemarin bahwa dia pikir situasi cukup baik. Dia mengakui, pertanyaan besar apakah AD bisa memberantas Komunis dengan Sukarno yang merasa keberatan”.

WAJIB BACA :  Dokumen CIA Ini Ungkap Ketegangan Antara Soekarno dan Soeharto Karena Kisruh PKI!

G 30 S PKI

Apa itu julukan Brain Trust yang telah disebutkan di dalam laporan CIA tersebut? John Rossa di dalam sebuah buku Dalih Pembunuhan Massal ini telah mengartaikan bahwa Brain  Trust ini adalah kelompok Jenderal pemikir di Angkatan Darat yakni Ahmad Yani, Suprapto, MT Haryono, S Parman dan Sukendro. 5 nama ini ditambah lagi dengan nama AH Nasution, Sutoyo dan DI Panjaitan dalam buku Sukarno File tulisan Antonie CA Dake, adalah para Dewan Jenderal menurut PKI.

BACA JUGA : Mendikbud Buka Suara Soal Penayangan Ulang Film G30SPKI!

Dake sendiri telah menyebutkan bahwa Sukendro lolos dari maut karena sedang tugas dinas ke Beijing di malam pembunuhan para jenderal. Rossa telah menyebutkan bahwa Sukendro ini adalah jenderal intelijen yang dengan dengan CIA dan juga para pejabata Amerika Serikat.

WAJIB BACA :  Indikasi Kebangkitan PKI Tak Bisa Dipungkiri Lagi!

Hal ini seperti yang telah diamini oleh CIA sendiri di dalam sebuah laporan kepada Presiden Johnson pada tanggal 20 Oktober 1965. CIA merasa khawatir betul bahwa nantinya Sukendro akan ditendang oleh Sukarno setelah kejadian G30SPKI sebagia bagian dari pertarungan AD dengan PKI.

CIA menyebutkan “Mantan PANGAU Omar Dani yang terlibat urusan 30 September, meninggalkan Indonesia kemarin untuk kunjungan yang diperpanjang di luar nageri karena didesak AD. Untuk kompensasinya, Sukarno meminta Jenderal Sukendro mengasingkan diri. Kalau dia pergi, AD akan kehilangan otak politik terbaiknya,”.

baca juga : 

Penampakan Menyeramkan Gedung yang Pernah Dipakai PKI di Jakarta Pusat!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here