Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan Soal Setya Novanto!

0
1623
sidang praperadilan
Copyright ©Antara

Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan Soal Setya Novanto!

Indowarta.com – Hakim tunggal praperadilan, Yepi Iskandar memerintahkan untuk menghentikan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan proyek E-KTP kepada Ketua DPR RI, Setya Novanto. Lantas bagaimana tanggapan dari KPK?

BACA JUGA : ICW Sebut Hakim Sidang Praperadilan Setya Novanto Alami Banyak Kejanggalan!

“Ada beberapa putusan yang mengatakan kurang lebih sama. Jadi menyatakan proses penyidikan tidak sah dengan berbagai alasan tertentu,” ungkap Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Dia mengatakan, sebagai salah satu Aparat Penegak Hukum (APH), keputusan dari hakum tersebut akan dihormati. Namun yang menjadi persoalannya, kata Febri, perlu adanya pembahasan lebuh lanjut lagi mengenai apakah bisa penyidikan kasus Setya Novanto di hentikan.

WAJIB BACA :  2 Alat Bukti baru yang Ditemukan KPK untuk Memulai penyelidikan E KTP!

Pertama, KPK telah memastikan kalau penanganan kasus e-KTP akan tetap dilakukan, seperti halnya yang dilakukan dalam investigasi pada proses penyidikan atau dalam proses persidangan.

“Pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam indikasi tindak pidana korupsi ini harus bertanggung jawab. Tentu tidak mungkin kami biarkan, artinya harus kita proses juga,” kata dia.

Setya Novanto
Copyright ©Tempo

Kemudian, Febri mengatakan, akan dilakukan pembahasan secara internal oleh KPK, hal ini bertujuan untuk mengambil keputusan apakah proses hukum acara yang akan diambil kedepannya setelah adanya putusan itu.

BACA JUGA : Jadi Tersangka Sekaligus Sakit, Setya Novanto Mundur dari Ketum Golkar?

“Kita akan membahas dan mendiskusikan lebih lanjut sesuai dengan proses interrnal dan proses hukum acara yang berlaku, apa yang akan dilakukan ke depan,” ucap dia.

WAJIB BACA :  Kunjungan Balasan, Setya Novanto temui Surya Paloh Di Kantor Nasdem !

Pada Jumat (29/9/17), Hakim Cepi Iskandar memutuskan penetapan tersangka kepada Setya Novanto telah dianggap tidak sah. Hakim menilai, KPK harus menghentikan proses penyidikan kasus dari Ketua Umum DPP Golkar tersebut.

KPK telah menetapkan tersangkan kepada Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP pada 17 Juli 2017 lalu. Ketua DPR tersebut diduga sudah menguntungkan diri atau koperatif atau orang dan telah menyalah gunakan jabatan serta kewenangannya pada kasus e-KTP.

Setelah adanya hal tersebut, pada 4 September 2017, pihak Novanto mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan. Gugatan dengan nomor 97/Pid.Prap/2017/PN Jak.Sel, Setya Novanto merasa keberatan dengan status tersangka yang ditetapkan KPK.

BACA JUGA : Apa yang Dilakukan Setya Novanto Selalu Salah Di Mata Netizen, Kenapa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here