Aditya Moha, DPR Muda Partai Golkar yang diciduk KPK!

0
566
Aditya Moha
Copyright ©Tempo

Aditya Moha, DPR Muda Partai Golkar yang diciduk KPK!

Indowarta.com – Seorang anggota DPR Ri dari Fraksi Partai Golkar, Aditya Moha, kini menjadi tersangka kasus suap pasca operasi tangkat tangan yang dilaukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (6/10) malam.

Aditya ditangkap di Jakarta bersama seorang hakim uang bertuga di Sulawesi Utara. Ada uang asing yang turut diamankan KPK terkait penangkapan ini. Ia diduga memberikan sejumlah uang kepada Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono, untuk mempengaruhi putusan atas ksus korupsi yang menjerat ibunya, Marina Moha Siahaan yang juga mantan Bupati Bolaang Mongondouw.

“Jumat tengah malam KPK lakukan OTT di Jakarta terkait kasus hukum di Sulawesi Utara. Ada enegak hukum dan plitisi yang diamankan,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif pada Sabtu 7 Oktober 2017.

Baca Juga 10 Orang Diamankan dalam OTT KPK yang Digelar di Banten, Walikota Cilegon Keciduk!

Aditya Moha sendiri berasal dari derah pemilihan Sulawesi Utara. Pria kelahiran 21 Januari 1982 ini sekarang duduk di Komisi XI DPR.  Kini ia resmi ditahan KPK pada Minggu, 8 Oktober 2017. Ia ditetapkan sebagai tersangka suap bersama Sudiwardono.

Aditya Moha
Copyright ©Beritagar

Keluar dari gedung KPK sekitar pukul 00.50, Aditnya mengungkapkan niat baiknya. Nmun dia mengakui kalau cara yang digunakan itu belum tepat. “Saya berjuang, saja berusaha maksimal demi seorang ibu,” ujarnya.

Kader Partai Golkar itu diduga memberikan uang kepada Sudiwardono, ketua majelis hakim perkara Marlina untuk mempengaruhi putusan. Diduga dengan uang suap sebesar Rp 1 miliar dalam bentuk dolar Singapura, Aditnya meminta agar sang ibu tidak ditahan selama proses banding.

Hingga penangkapan, ia telah memberkan uang Sin$ 90 ribu. Sehubungan dengan kasus ini, Aditya Moha juga menyampaikan permintan maafnya kepada warga Bolaang Raya dan Sulawesi Utara. “Saya selaku pribadi dan atas nama apa yng menjadi amanah dan kepercayaan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” tuturnya.

Baca Juga Kronologis Wali Kota Batu Kena OTT KPK!

Sementara itu, anggota Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengaku belum mendengar informasi soal terciduknya Aditya Moha. Dia masih berkoordinasi di lingkup internal Golkar.

Adapun ibu dari Aditya juga terjerat kasus korupsi. Ketua Majelis Hakim Sugiant menjatuhkan vonis 5 thun enjara kepada Marlona Moha. Selain itu ia juga dikenakan denda RP 200 juta dengn subsider 2 bulan kurungan, dan uang pengganti sebesar Rp 1.250.000.000.

Baca Juga Walikota Cilegon dibawa Ke Gedung KPK Usai Kejaring OTT!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here